<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catatanmia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://catatanmia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatanmia.wordpress.com</link>
	<description>Karena Tapak selalu merangkum makna untuk menebar  hikmah........</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 03:28:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='catatanmia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catatanmia&#039;s Blog</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://catatanmia.wordpress.com/osd.xml" title="Catatanmia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://catatanmia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>HEART   INTELLIGENCE  (KECERDASAN HATI)</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/12/08/heart-intelligence-kecerdasan-hati/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/12/08/heart-intelligence-kecerdasan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 02:46:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[Rekaman 3 Desember 2011&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Sabtu nan ceria sesaat setelah melaksanakan aktivitas pagi&#38;dilanjutkan dengan beres-beres(^_^), saya kedatangan seorang ummi ke kos , atau lebih tepatnya ke tumpangan kos sementara karena yang punya kos My Brother he&#8230;.he&#8230;.he&#8230;., kedatangan beliau ingin menyampaikan hadiah milad untukku dengan memberikan kesempatan untuk mengikuti training Heart intelligence (Kecerdasan hati), dengan tiket box [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=474&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rekaman  3 Desember 2011&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Sabtu nan ceria sesaat setelah melaksanakan aktivitas  pagi&amp;dilanjutkan  dengan beres-beres(^_^),  saya kedatangan seorang  ummi ke kos , atau lebih tepatnya ke tumpangan kos sementara karena yang punya kos  My Brother  he&#8230;.he&#8230;.he&#8230;.,  kedatangan  beliau  ingin menyampaikan  hadiah milad untukku  dengan  memberikan  kesempatan  untuk mengikuti  training Heart intelligence (Kecerdasan hati), dengan tiket box  perorang seharga seratus dua puluh lima ribu rupiah , jadi nih ceritanya saya digratiskan sebagai hadiah milad dari seorang ummi yang baik hati tersebut(^_^) Alhamdulillah, benar-benar  surprise  banget  dan gak pernah nyangka Allah memberikan kesempatan   kedua ini  sebagai hadiah milad, setelah  kali pertama dulu  skenario   Allah memberi kesempatan mengikuti  training  ini di Jakarta dalam rangkaian agenda KAPMEPI  tingkat nasional angkatan II Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI tahun 2009 bersama teman-teman  perwakilan  dari  33 propinsi (Jumlah peserta yang ikutan training heart intelligence waktu itu sebanyak 66 personil, 1 putra dan 1 putri dari setiap propinsi&#8230;&#8230;CMIIW&#8230;), tempat  training Kali  pertama   di bumi perkemahan Cibubur Jakarta, difasilitasi oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga tahun 2009,  saat  pertama  kali mengikuti  belum sempat  menggoreskan pengalaman yang sangat berharga  tentang  training  kecerdasan hati  itu  karena  ditahun  2009 agendaku  sangat padat (ups&#8230;&#8230;rupanya  waktu itu  sedang  menyibukkan diri     he&#8230;he&#8230;he) (^_^)<br />
Hmm&#8230;..saat  tahun 2011  ketika taqdir membawaku all out menjadi  “musafir pembelajar” yang sedang mengumpulkan serak hikmah untuk merangkai “mimpi-mimpi” yang sedang dicita-citakan, dan subhanallah atas kemurahanNYA, mimpi itu setapak lagi akan tercapai  Insya Allah setelah sekian lama menjadi “musafir” yang sedang fokus pada target2 yang sudah terpetakan menjejal harapan di rentang perjalanan “musafir pembelajar” itulah Allah memberi skenario kehidupan dengan mengulang beberapa moment, karena di tahun 2011 ini juga  kembali diperkenankan menjalani pembelajaran ke Cibubur meski dalam agenda lain, dan tahun 2011 ini juga kembali diperkenankan untuk mengikuti training heart intelligence di Kota Pelajar  langsung  di kantor pusat training kecerdasan hati  yang berlokasi  di gedung SINERGY (Pusat Kecerdasan Hati)- HI center, training  ini  merupakan Open House training kecerdasan Hati angkatan ke 28, Alhamdulillah yaa Rabb atas semua limpahan Rahman dan RahimMU kepada  hamba yang penuh kekurangan amal ini, terima kasih  kepada seorang ummi yang baik hati yang sudah berkenan memberikan hadiah milad ini Allahlah sebaik-baik pembalas kebaikan yang terbaik(^_^)<br />
 Dan nikmat apa lagi yang kami dusatakan Yaa Rabb&#8230;&#8230;..selalu saja  Engkau beri hamba hadiah istimewa nan  menakjubkan yang tidak pernah disangka di setiap  jejak perjalanan kehidupan, Terima kasih ya Rabb&#8230;.rasanya keluh lisan ini, tak sanggup terungkap dan terlukis  semua limpahan anugerahMU kepada hamba.<br />
Engkau telah memberi segalanya  meski hamba masih kekurangan amal  dan bertabur kekhilafan, satu yang selalu terangkai dalam setiap permohonan jadikanlah hamba sebagai orang yang senantiasa bersyukur, dan selalu menjadi orang yang istiqomah memperbaiki diri selalu&#8230;&#8230;selalu&#8230;&#8230; dan  selamanya&#8230;&#8230; di jalanMU.<span id="more-474"></span><br />
Baiklah sedikit rangkuman yang  akan digoreskan tentang Heart Intelligence (Kecerdasan hati)  ini, sisi materi secara umum sama dengan inti materi yang diikuti di training pertama meski contoh-contoh aplikasi yang di paparkan pada training pertama  yang  di ikuti di Cibubur titik tekannya  pada  caracter  building pemuda Indonesia, sedang pada training kedua ini contoh-contoh aplikasinya menurutku lebih banyak titik tekannya pada sosial kemasyarakatan (pendapat subyektif..he&#8230;he&#8230;he).<br />
Adapun rangkuman yang bisa saya goreskan  tentang materi   training sehari yang  disampaikan langsung oleh trainer Heart Intelligence Bapak Drs. H. Basuki  AR, M.Si, dengan durasi waktu  mulai jam 9 pagi sampai jam 6 sore pada hari ahad 4 Desember 2011,  inilah coretan yang bisa di share, moga bermanfaat&#8230;&#8230;<br />
Proses penciptaan manusia sebagai makhluk yang sempurna dan terbaik  karena  telah dilengkapi dengan akal , salah satu pembeda manusia dengan mahkluk lainnya,  hingga dengan akal inilah manusia bisa membedakan antara yang  baik dan buruk,  selain akal ada sisi lain yang bisa menyempurnakan kesempurnaan  akal manusia   yaitu  hati. Landasan hadis yang bisa dijadikan pegangan yaitu :<br />
“Kalau hati itu baik, maka baiklah seluruh badannya, tapi kalau hati itu rusak  maka rusaklah seluruh badan”(HR. Muttafaq’alaih)<br />
Heart  Intelligence  dapat disinergiskan dengan rumusan.<br />
HI= IQ+EI+SI<br />
Hasil yang bisa didapatkan terangkum dalam 3 S yaitu :<br />
1.	Smart  Memiliki sifat logis, rasional, cenderung akademis, berpikir sekuelKerja Cerdas.<br />
2.	Smile Memiliki sifat ramah, mudah bergaul, cenderung praktis, berpikir spontan<br />
Kerja Mawas.<br />
3.	SincereMemiliki sifat tulus, jujur, tanggung jawab, mudah memaafkan, low profileKerja Ikhlas.<br />
Jadi kalau 3 S ini mampu dimaknai maka apa yang  dijalani dalam keseharian selalu fokus melakukan  sesuatu dengan penuh rasa tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai  amanah yang diberikan Allah kepada setiap diri untuk memberi kemanfaatan bagi sesama, jadi  apapun profesi dan amanah yang  kita emban  insya Allah  selalu dihadapi dengan enjoy  dan  dipahami sebagai bentuk penghambaan apapun itu muaranya selalu kembali kepada Sang Pencipta.</p>
<p>Manusia memiliki  3  potensi diri yaitu :<br />
1.	Rasio atau bisa di istilahkan dengan otak rasional, potensi ini sebagai sarana untuk mengindera apa saja yang ada di alam ini, otak rasio ini cenderung pada otak kiri (Short  Term  Memory), cara kerjanya diantaranya konvergen, digital, abstrak, proporsional, analitik, linear, linear, rasional dan obyektif. Potensi pikir yang akan melahirkan  IQ  yang juga bisa memberikan sentuhan pada kehidupan manusia   dari aspek pemahaman ilmu dan teknologi  yang bisa melahirkan pemahaman tentang apa yang ada dalam kehidupan ini.<br />
2.	Rasa atau diistilahkan  dengan otak intuitif yaitu kemampuan  seseorang untuk  dapat merasakan  apa yang ada  pada sekelilingnya sehingga melahirkan kecerdasan emosi. Kecerdasan  rasa (otak intuitif) ini cenderung  menggunakan otak kanan (Long Term  Memory), cara kerja otak ini : Divergen, analogi, primer, konkret, sintetik, holistik, relasional, su byektif.<br />
Dengan kecerdasan emosi  maka kitapun akan merasakan apa yang dirasakan  oleh orang lain(empati), sebagaimana sabda  Rasul :<br />
“Tidaklah beriman kalian kalau kalian  tidak mencintai orang lain seperti kalian mencintai dirimu   sendiri” .<br />
Hal ini bukan sekedar mengandalkan pemikiran tapi juga berinteraksi dan merasakan  secara langsung  yang diperoleh dari  suatu penghayatan.   Proses mengolah rasa ini memerlukan penjagaan dan bersifat kontinyu.<br />
3.	Iman ( Otak Spritual),  potensi   fitrah   yang  selalu  melekat pada  diri manusia,  siapapun dia pasti menginginkan masuk surga, hidup dalam kebaikan,  keikhlasan, kasih sayang dan mendapatkan keridhoan  dari Sang  Pencipta. Iman inilah yang melahirkan kecerdasan spiritual  yang dapat  dilatih dengan merenung  dan memaknai  hidup ini  dengan benar sesuai aturan Allah.<br />
Key Word untuk  untuk membersihkan kefitrahan  hati  manusia  itu adalah ikhlas.</p>
<p>Sebuah proses untuk membangun kecerdasan hati  agar selalu  ikhlas dengan cara  mensinergikan  tiga potensi yang  fitrah manusia yaitu antara rasio (IQ) sehingga cerdas melahirkan simpati, Rasa lahirlah trampil yang akan membangun empati,  dan iman (Spiritual) sehingga taqwa dan lahirlah telepati.<br />
 Membangun kecerdasan hati mensinergikan kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual yang dapat  menstimulus terciptanya manusia unggul (Ulil Albab). </p>
<p>Ada beberapa point yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan  potensi dalam diri yaitu:</p>
<p>	Tentukan Tujuan<br />
Sebagai seorang hamba kita harus memiliki tujuan yang jelas dalam kehidupan ini  sehingga arah gerak kita jelas dalam mencapai sesuatu.<br />
	Lakukan  Perubahan Diri.<br />
Optimalisasi pemanfaatan  segala potensi yang diberikan  oleh Allah, jadi idealnya harus melakukan terobosan-terobosan baru dalam rangka perubahan diri  ke arah yang lebih baik.<br />
	Berani menembus batas<br />
Fungsi-fungsi sebagai konduktor, motivator, pelopor kerap ditemui dalam point ini karena ada lompatan-lompatan yang bisa dilakukan  sehingga seseorang sampai di titik optimal, ia berani menembus batas tanpa di sekat oleh ruang-ruang kungkungan  keputus asaan  tetapi yang justru ditumbuhkan adalah optimis saat melakukan sesuatu apapun rintangannya, tidak kemudian menghentikan langkah-langkanya, maju terus sampai menembus batas.<br />
	Mulai dari  yang kecil<br />
Melakukan sesuatu mulai dari hal yang kecil.<br />
	Lakukan Sekarang Juga<br />
Kesempatan  begitu berharga dan tidak datang untuk yang kedua kalinya, maka lakukan apa yang bisa dilakukan seoptimal mungkin pada saat ini, karena tidak menutup kemungkinan itu adalah kesempatan terakhir bagi kita, jadi yang dituntut dalam kondisi ini adalah  membangun satu persepsi dalam diri bahwa  setiap moment apapun itu begitu berharga bagi kehidupan kita.</p>
<p>Ada nasihat dari Ali Bin Abi Tholib yang patut kita renungi :</p>
<p>“Kesalahan terbesar adalah ketakutan<br />
Rekreasi terbaik adalah bekerja<br />
Musibah terbesar adalah keputus asaan<br />
Keberanian terbesar adalah kesabaran<br />
Guru terbaik adalah pengalaman<br />
Misteri terbesar adalah kematian<br />
Kehormatan terbesar adalah Kesetiaan<br />
Karunia terbesar adalah anak  yang  sholeh<br />
Sumbangan terbesar adalah berpartisipasi<br />
Modal terbesar adalah kematian”</p>
<p>Semoga Allah  menjaga kita dalam komitmen untuk senantiasa belajar dan berproses  pada perbaikan diri dalam rangka upaya mensinergikan potensi-potensi yang diamanahkanNYA, sebagai wujud rasa  syukur, dengan memahami  bentuk penghambaan  ditengah ketidak sempurnaan sebagai seorang hamba  yang selalu  berlumur kekhilafan, menyadari kekhilafan menuju perbaikan diri di sepanjang jejak amanah kehidupan.</p>
<p>( Mia sesaat di Kota Pelajar di detik-detik menjelang pulang kampung @Sulawesi Tenggara dalam kontemplasi  di 7 Muharam   di jejak menapak mimpi menembus batas  cita-cita, Alhamdulillah Yaa Rabb&#8230;&#8230;telah Kau perkenankan hamba  di akhir  tahun  ini menyusuri berbagai hikmah keagunganMU, Dan Syukurku tak pernah bertepi  telah Engkau limpahkan hamba segalaNYA, Dan semoga rasa syukur  itu  selalu beriringan dengan jiwa penghambaanku kepadaMU)<br />
Tak Lupa ucapan terima kasih banget kepada seorang Ummi yang telah memberikan hadiah milad tahun ini dengan tiket masuk training Heart intelligence seharga RP. 125.000, Jazakillah khairan Jaza(^_^)meski Allah mempertemukan kita beberapa bulan lalu tapi sungguh saya telah dibelajarkan banyak hal lewat ummi, semoga saya bisa terus belajar dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki diri&#8230;&#8230;. salam perpisahan ya(^_^) terima kasih tuk segala kebaikanNYA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
ジョグジャカルタ、二千年十二月四日日曜日。。。。。。。。</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/474/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/474/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=474&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/12/08/heart-intelligence-kecerdasan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru Islam  1 MUHARAM 1433 H (^_^)</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/11/27/468/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/11/27/468/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 10:22:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=468</guid>
		<description><![CDATA[(LEMBAR EVALUASI&#8230;&#8230; WAKTU ADALAH NILAI KEBAIKAN) Rotasi tersibak oleh episode baru Di setiap garis Kutub Bumi Kau&#8230;&#8230; Sangat Bernilai, bahkan teramat bernilai di pusaran inti gerak Nebula Begitu istimewa di ruang semesta Kau&#8230;&#8230;. Selalu menjadi nilai penghantar nilai Melaju tanpa sekat dan batas Menyapa bumi Tanpa pernah kembali&#8230;&#8230;.. Membalut jiwa-jiwa Karena Kau&#8230;&#8230;adalah&#8230;&#8230;.Sesuatu&#8230;&#8230;&#8230;.. Yang akan menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=468&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(LEMBAR EVALUASI&#8230;&#8230; WAKTU ADALAH NILAI KEBAIKAN)</p>
<p>Rotasi   tersibak oleh  episode  baru<br />
Di setiap garis Kutub  Bumi<br />
Kau&#8230;&#8230;<br />
Sangat Bernilai, bahkan teramat bernilai di pusaran inti gerak  Nebula<br />
Begitu istimewa di ruang semesta<br />
Kau&#8230;&#8230;.<br />
Selalu menjadi nilai penghantar nilai<br />
Melaju  tanpa  sekat dan batas<br />
Menyapa bumi<br />
Tanpa pernah  kembali&#8230;&#8230;..<br />
Membalut  jiwa-jiwa<br />
Karena Kau&#8230;&#8230;adalah&#8230;&#8230;.Sesuatu&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Yang akan menjadi neraca  pengukur   makna penghambaan kepada Rabb&#8230;&#8230;.<br />
(Coretan Mia   Awal  Muharam 1433 H)<span id="more-468"></span></p>
<p>Mengawali   Hari&#8230;&#8230;&#8230;<br />
SELAMAT  TAHUN  BARU  ISLAM   1433 H,  MIA,&#8230;..MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN  YA (^_^)</p>
<p>“Wahai orang-orang yang  beriman! Bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah  setiap orang  memperhatikan  apa yang  telah diperbuatnya  untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah  kepada Allah . Sungguh , Allah Maha Teliti  terhadap apa yang kamu kerjakan” (QS. 59:18)</p>
<p>1432 Hijriah ke 1433 Hijriah moment pergantian tahun yang selalu menyisakan kisah sejarah   masa lalu  dan menanamkan sebuah komitmen untuk   perbaikan diri   di  masa depan yang lebih baik, meski  masa depan itu  mutlak hanyalah dalam pengetahuan Allah.<br />
Rotasi pergerakan  waktu  dari 365 hari, menuju bulan, tanggal, hari, jam, menit hingga detik  merupakan fasilitas   yang dipersiapkan   kepada  manusia  untuk semakin memahami fungsi          peran kekhalifahan  di muka bumi sebagai hamba  yang beribadah dan memakmurkan bumi .<br />
Waktu saat ini merupakan tonggak momentum  untuk melakukan perbaikan diri dengan  aktivitas-aktivitas yang di ridhoaiNYA&#8230;<br />
Sudahkah kita mengevaluasi diri tentang sholat, puasa, zakat, serta aktivitas-aktivitas  yang menjadi  penghantar  untuk  sebuah  nilai cita-cita?<br />
Sudah sejauh mana kita juga memahami persaudaraan dalam nilai-nilai Islam, bahwa  indikator orang yang  di katakan beriman  ketika ia sudah bisa menanamkan mutiara-mutiara kebaikan  pada saudara ataupun orang lain  sebagaimana menanamkan mutiara-mutiara kebaikan pada  diri  sendiri, selalu memberikan kebaikan dan menebarkan nilai kemanfaatan,  yang artinya mengevaluasi  diri dalam  garis “horisontal” dan “ vertikal” menjadi begitu berarti dan senantiasa diproses disepanjang waktu .<br />
Dan&#8230;&#8230;pergantian itu sebuah tonggak perubahan  ?&#8230;&#8230;..<br />
Pergantian tahun bukanlah sekedar dipahami sebagai pergantian digit angka, dimana digit itu tetap memperlihatkan simbol yang sama dengan kemarin, kini dan esok, hanya nilai makna yang bisa membedakan bahwa hari  kemarin adalah kisah, hari ini titik sejarah dan hari esok adalah cita-cita&#8230;&#8230;yang tentu semua  harus dibingkai  dengan keberkahan, perpaduaannya adalah proses  dan akhirnya adalah keridhoaan  SANG PENCIPTA.<br />
Cita-cita?&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Sudahkah merancang  grand design cita-cita dan mimpi-mimpi kita di tahun sekarang, yang entah sampai  di batas apa Allah memberi amanah kehidupan ini?&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Kalau ada  yang menjawab “sudah”<br />
Lantas apakah  cita-cita yang tertanam?<br />
Pasti  banyak yang menjawab&#8230;..” Cita-citaku ingin menjadi”<br />
“ Jadi  Polisi”<br />
“Jadi  Pilot”<br />
“Jadi Dokter”<br />
“Jadi Pengajar”<br />
“Jadi Insinyiur”<br />
“ Jadi peneliti”<br />
“Jadi  Pengacara”<br />
“  Jadi pengusaha”<br />
“ Jadi Ibu Rumah Tangga”<br />
“Jadi Penulis”<br />
“Jadi  Pedagang”<br />
“Jadi Wartawan”<br />
Dan masih banyak lagi cita-cita yang  merepresentasikan diri  serta  mengejarnya dengan usaha terbaik dan bekal terbaik.<br />
Pikiran, tenaga, materi, fisik dan lainnya akan di kondisikan untuk memperjuangkan semua cita-cita yang di inginkan itu hingga sampai di puncak harapan,<br />
Adakah yang salah dengan cita-cita itu?&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Sama sekali tidak ada yang salah dengan cita-cita itu, semua  benar adanya, namun&#8230;&#8230;&#8230;.apakah  hanya  sampai disitu?Merasa lega setelah mendapatkannya&#8230;..saat  telah berada di tahap  “menjadi”  apakah itu  sebuah batas akhir .<br />
Tentu jawabannya “Tidak”<br />
“Menjadi” sesuai yang dicita-citakan merupakan keharusan  dengan  menyempurnakan ikhtiar  terbaik dan mempersiapkan segala perbekalan terbaik dan terencana.<br />
Ketika cita-cita telah berada di puncak harapan sudah menjadi  “Polisi”, “Penerbang”, “ Dokter”, “Pengajar”,  “ Insinyiur”,  “ Peneliti”,  “Pengacara”,  “  Pengusaha”,  “ Ibu Rumah Tangga”,  “Penulis”,  “Pedagang”,  “ Wartawan” , dan  berbagai cita-cita “ menjadi”  lainnya, maka yang tidak bisa dilupakan adalah apapun  cita-cita  kita dalam  kacamata  duniawi  jangan pernah dilupakan bahwa  , hendaklah selalu tertancap  niatan untuk  menjadi bagian investasi   yang mengantarkan menuju surgaNYA&#8230;&#8230;.<br />
Yah&#8230;..itulah cita-cita tertinggi kita yang paling hakiki adalah bercita-cita mendapatkan surga.<br />
Lho&#8230;.kenapa kita harus optimis  dengan Surga?<br />
Bukannya  kita manusia yang diliputi oleh kekurangan, kekhilafan  dan berlumur dosa, yang merasa belum pantas mendapatkan SurgaNYA&#8230;?Bukannya  Surga  adalah keputusan dan hak mutlak Allah yang diberikan kepada hamba-hamba yang di ridhoiNYA?<br />
Yah&#8230;. benar,  Tapi yang harus kita yakini bahwa jangan pernah kita merasa berputus asa dari Rahmat Allah&#8230;.<br />
Karena itu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Jangan pernah berhenti  untuk memproses diri secara optimal dan sungguh-sungguh  untuk melakukan kebaikan yang bisa mengantarkan menuju jalan-jalan keridhoanNYA, dengannya kita akan bisa merasakan begitu berharga dan berartinya waktu untuk  bisa berbekal dengan nilai  kebaikan di hadapanNYA.<br />
Berharap dengan sepenuh jiwa agar nilai-nilai itulah yang bisa mengantarkan  pada RahmatNYA.<br />
Rasulullah bahkan memberikan anjuran agar ketika kita memohon Surga kepada Allah maka mohonlah yang terbaik yaitu Surga Firdaus&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Nah&#8230;. untuk mendapatkan yang terbaik itu maka tentu harus dilalui  dengan usaha sungguh-sungguh, terbaik dan juga istimewa tentunya, bukan sebuah gerak instant tapi gerak intens, yaitu berproses terus&#8230;&#8230;terus&#8230;&#8230;dan terus&#8230;&#8230;tanpa kenal henti  dalam memperbaiki diri ke arah yang lebih baik  dan  batas proses itu terhenti ketika Allah memanggil kita menghadapNYA, dalam batas usia berapapun entah itu  70 tahun, 10 tahun, 50 tahun, 40 tahun, 13 tahun, 24 tahun, bahkan mungkin 120 tahun,  kalkulasi usia acak namun yang harus di pahami  seberapapun batas usia manusia sesungguhnya itulah desain terbaik Allah yang merancang  batas usia manusia itu sudah cukup untuk mengantarkannya  bisa berbekal menuju  Surga jika manusia mau berpikir tentang arti  nilai sebuah waktu dan perannya  untuk beribadah.<br />
Sebuah kata-kata bijak ini patut untuk direnungi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Aku tidak pernah menyesali  hari  ketika  matahari tenggelam , karena itu  berarti umurku berkurang  dan amalku tidak bertambah”(Ibnu Mas’ud)<br />
Karena itu &#8230;&#8230;.Berbekallah yang terbaik menujuNYA<br />
“Sesungguhnya  malam dan siang hari itu  bekerja  untukmu, maka bekerjalah  kamu untuk keduanya” (Umar bin Abdul Aziz)<br />
Satu cita tertinggi  dan paling hakiki ketika Allah meridhoi  setiap langkah  sesuai ke ridhoaanNYA<br />
Dan&#8230;&#8230;.<br />
Waktupun akan menjadi saksi  untuk setiap perjuangan  terbaik kita adalah proses untuk mempersiapkan bekal terbaik  bagi kepulangan yang terbaik dan diridhoi&#8230;..<br />
Semoga Allah  senantiasa  memberi  kemudahan,  dan selalu menghamparkan rahmat dan karunia disetiap detik perjalanan  yang dilalui, bagi kehidupan dan kematian kita&#8230;.Amiiin&#8230;&#8230;Walahu’alam bi showab (^_^)&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
(Mia&#8230;&#8230;dalam Lembaran  Renungan  di awal Muharam 1433 H)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/468/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/468/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=468&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/11/27/468/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Birthday&#8230;&#8230;..Reflection Of Me</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/11/10/brithday-reflection-of-me/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/11/10/brithday-reflection-of-me/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 04:20:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Reflection&#8230;&#8230;. Today 2 November 2011 &#8230;.. to be exact 6 Zulhijjah 1432 H on islamic calender&#8230;.. Praise be to God&#8230;&#8230;Praise be unto,&#8230;.There is no God but Allah&#8230;&#8230;.. I was happy as a king, Allah giving a life until now , and have alot of miracle in the life , Praise be to God.. &#8230;. Always [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=461&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Reflection&#8230;&#8230;.<br />
Today   2  November 2011 &#8230;.. to be exact  6 Zulhijjah 1432 H  on islamic calender&#8230;..<br />
Praise be  to God&#8230;&#8230;Praise be unto,&#8230;.There is no God but Allah&#8230;&#8230;..<br />
I was happy as a king, Allah giving a life until now ,  and have alot  of  miracle in the life , Praise be  to God.. &#8230;. Always be grateful to Allah^_^ while  moment  birthday  of me  coincide to finish up one of  my project  that planing since several  month  ago, altough the year around , still on a journey (Jakarta, Depok,  Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya) what for I’m on a journey until now ( January until November 2011)? <span id="more-461"></span><br />
<a href="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/11/image56.jpg"><img src="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/11/image56.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Image56" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-462" /></a><br />
Hmm&#8230;&#8230;.I’m still on a journey until now  to learning, exploration, observation  for something , God willing&#8230;&#8230; i must to finish up of my project the current  year  because it’s part of my dream&#8230;&#8230;&#8230; because that 4 month i have must  focus  to finishing that project , i hope come true.  (Included  when  feast day of islamic,  after my beloved father to pass away &#8230;..the first  i was  feast day of islamic celebrate @other place  , the situation to make me saddest, but&#8230;.however &#8230;.that all for my aspiration in the future, God willing)&#8230;&#8230; Praise be  to God&#8230;.. My beloved mother always to support my aspiration&#8230;&#8230;. thanks   alot for my beloved mom for  pray, spirit  and everything<br />
The current year have been leaves  my beloved mother and the big familiy for some aspiration &#8230;.. they are always   support of  my aspiration ..Iam very happy to be become one of this family For my beloved mother, beloved father (Deceased), beloved brother&#8230; they  are my inspiration, and true fighter  in  my life &#8230;.forever&#8230;..Thanks alot  for the great affection to me<br />
In  general&#8230; the people around to put  the question about that&#8230;&#8230;.<br />
“Mia&#8230;.Nowadays&#8230;..Why&#8230;&#8230;.You stay  in there.”<br />
Sometimes  by Telephone or just short message  inquiring ..and  i was  respond to several question in  generally  that  I’m here for something aspiration <br />
If  a question about  &#8230;”when you  ’il back to nature”? Hmm&#8230;&#8230;after to finish up my project. For timing may be to tell  you  when that all to finish.<br />
Reflection &#8230;&#8230;..<br />
I always trying to  better my self (Processing whereever and whenever)<br />
The current year progressing:<br />
1.	I’m starting arabic learning, from basic learning  and Al koran knowledge (I’il  enrich knowledge  about that, because very important  as way of life, and for a moslem especially a women, women is the first teacher in the house, because that time&#8230;..is  trying to better self  beside that in order that useful to all )<br />
2.	I have 2 project, who knows  detail this project just  a little person in around ( some a family, and  the best friends he&#8230;.he&#8230;..he^_^)  I usually called “secret project” because now  still prosess  to finishing that project, I’m must  work hard to  finish up (learning, exploration, observation) everyday during  August until october, all out  exploration  and observation) and then to finish up my project (^_^)&#8230;&#8230;..<br />
3.	Manajemen activity good better than last year ( I’m  always commitment with the schedule everyday,  For Religion, observation, japanese learning, reading book, women skill  learning, and soon, watching TV just  to up date news every week, conclution I’m must discipline Whenever&#8230;..         I think no time for  something a useless&#8230;.he&#8230;he&#8230;he (^_^)<br />
4.	I can sew up&#8230;..he&#8230;.he&#8230;.he&#8230;. finnaly i can to sew a doll  from  flanel (You Know about Flanel? That  flanel is one of material name) The first &#8230;.i can to make a doll fish style, I’m very happy can do it (^_^), and  nowadays , skill women increased, for example : to make a cake, to make a brownese,  I’m very happy&#8230;..i Hope if  back to nature ( @home) my skiil in the kitchen also increased&#8230;&#8230;. Praise be  to God, Always be grateful to Allah(^_^)<br />
5.	Nowadays  I have to make a grand design  of my life ( map of my dream) and then  i was to write down @private notes, i’m  must  decided  that  a priority  of all ,&#8230;.God willing.<br />
6.	As a women&#8230;..I’m always learning from this “a journey”, and  trying to  better my self, that all need process but believe &#8230;..Allah to help me. </p>
<p>Pieces of my journey the current year( reflection @Brithday  2 november 2011)<br />
               Allah god bless&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/461/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/461/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=461&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/11/10/brithday-reflection-of-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/11/image56.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Image56</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MEMAKNAI   IKRAR  SUMPAH PEMUDA   DAN  RUH  PATRIOTISME KEBANGSAAN</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/28/memaknai-ikrar-sumpah-pemuda-dan-ruh-patriotisme-kebangsaan/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/28/memaknai-ikrar-sumpah-pemuda-dan-ruh-patriotisme-kebangsaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 23:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[ZARUMIAH AUMI&#8230;&#8230;&#8230; Pemaknaan Ikrar Sumpah Pemuda dan Ruh Patriotisme. “Bagi kami Indonesia menyatakan suatu tujuan politik yang melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan dan untuk mewujudkan tiap orang Indonesia akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya (Muhammad Hatta, 1928). “Satu nusa, Satu bangsa, Satu Bahasa kita”, Ikrar sumpah pemuda yang telah digaungkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=457&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>                    <a href="http://catatanmia.ordpress.com"> ZARUMIAH AUMI</a>&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Pemaknaan  Ikrar  Sumpah Pemuda  dan  Ruh Patriotisme.<br />
“Bagi kami Indonesia  menyatakan  suatu tujuan politik  yang melambangkan dan mencita-citakan  suatu tanah air di masa depan dan untuk mewujudkan tiap orang  Indonesia  akan  berusaha  dengan segala  tenaga dan kemampuannya  (Muhammad Hatta, 1928).<br />
“Satu nusa, Satu bangsa, Satu Bahasa kita”, Ikrar sumpah pemuda yang telah digaungkan  sejak  tanggal 28 oktober 1928,  tidak hanya dimaknai secara simbolisasi momentum, namun ia seperti gerak susur yang selalu merentas perjalanan sejarah bangsa  dengan  gema yang terpatri kokoh dan senantiasa menumbuhkan jiwa patriotisme dan rasa memiliki Indonesia. Dalam butir-butir sumpah pemuda  tidak hanya sekedar memuat  ikhtisar  sebuah pengakuan  keIndonesiaan yang terangkum dalam “Satu nusa, Satu bangsa, Satu Bahasa namun lebih dari itu hendaknya rangkuman ini harus dimaknai secara paripurna dan penuh dedikasi akan amanah yang bersender di pundak setiap komponen bangsa  yang mengatas namakan  putera dan puteri Indonesia untuk selalu bekerja keras dan senantiasa memegang teguh nasionalisme.<br />
Nasionalisme seharusnya selalu tercipta dan tidak akan pernah luntur jika seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa dalam negara kesatuan Indonesia ini  sangat memahami eksistensi keagamaan, keberagaman, kebangsaan. Keagamaan menjadi ruh yang dapat  membimbing dan mengarahkan setiap orang menjadi pribadi yang mencintai negara sebagai implementasi dari pemahaman dan tanggung jawab pada keyakinan keagamaannya untuk  menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan dan kebenaran.<br />
Keberagaman diharapkan menjadi  entitas yang dapat merekatkan berbagai corak perbedaan dan dinamika kompleksitas, sebuah mata rantai yang selalu memandang bahwa sekat-sekat wilayah, suku, budaya, bahasa dan lainnya, merupakan pernak-pernik keberagaman yang selalu di ikat oleh penyatuan sebagaimana yang terangkum dalam ikrar sumpah pemuda untuk selalu mengokohkan nasionalisme, kalau  Gellner telah mengisyaratkan bahwa “nasionalisme  berfungsi  sebagai  “penanda” akan lahirnya budaya yang kompleks” , yang mana keberagaman ini tidak pernah terlepas dari konteks sosial, jika meminjam  konsep ontologi sosial  bahwa “menolak  “yang lain” sesungguhnya  merupakan kekeliruan, Sebab yang lain tidak  pernah hadir  secara absolut  sebagai “yang lain” , namun berperan dalam keberadaan  “Aku”  tanpa “yang lain” maka “aku” juga tidak ada” (F.K. Sitorus,2004).<br />
Penyatuan dari  setiap perbedaan itulah yang  dalam proses perjalanan kehidupan berbangsa kerap memunculkan intrik-intrik ujian untuk mengukuhkan sikap ksatria dalam menggenggam prinsip nasionalisme tersebut. Seberapa besar ujian itu selalu menjadi remainder  pemaknaan untuk memperkokoh ruh patriotisme yang mengalir dalam sikap nasionalisme, contoh yang paling konkrit bisa dicermati ketika  Indonesia dihadapkan pada wacana dan isu pergolakan yang ditandai dengan intrik  sebuah wacana pemisahan diri dari  wilayah kesatuan Indonesia seperti dalam  Papua bergolak, RMS, Aceh Merdeka atau intrik-intrik internal lainnya yang  menyisakan banyak catatan agar bangsa ini kembali menilik dan memaknai makna sumpah pemuda yang telah dicetuskan dengan nilai patriotisme para pejuang bangsa.<br />
Ranah ketahanan nasionalpun tidak jarang diterpa dengan isu wilayah teritorial  yang berkaitan dengan laut, darat, udara yang mana isu sentralnya membidik  kawasan perbatasan teritorial tersebut menjadi sasaran empuk yang di klaim milik sebuah negara tertentu, oleh karena itu sikap merasa memiliki Indonesia akan menjadi kata kunci untuk terus mempertahankan dan menyikapi secara bijak  setiap isu yang berkembang dan berpotensi menggoyahkan nasionalisme tersebut tentu dengan jalan lebih mengukuhkan ruh patriotisme dan kebangsaan  untuk senantiasa mempertahankan Indonesia.<br />
Lantas seperti apakah kita memaknai ikrar yang telah dicetuskan itu? Jawaban yang sangat sederhana namum  membutuhkan perenungan dan perjuangan secara menyeluruh bagi setiap komponen bangsa yaitu bahwa kita tidak pernah berhenti  untuk berproses dan  belajar bersama sesuai kapabilitas yang dimiliki demi darma bakti pada Indonesia, berpikir arif dan bijak  untuk menyikapi setiap kondisi bangsa serta terus menata diri dalam kebaikan agar dapat  selalu berkontribusi bagi  kemanfaatan bangsa  mulai dari lingkup terkecil sampai institusi terluas yang bernama negara.<span id="more-457"></span></p>
<p> Instrumen dan Penguatan Kebangsaan<br />
Instrumen dan penguatan kebangsaan selalu berkorelasi dengan wawasan dan pencerahan agama sebagai penyokong dan pilar utama pembentuk kualitas dan stabilitas sumber daya manusia yang mumpuni. Adanya krisis kepercayaan, krisis moral dan multi dimensi dalam tataran real harus diakui sebagai dampak dari kesenjangan antara pola pemahaman ilmu dan integritas keagamaan yang belum dimaknai sepenuhnya, yang  tidak jarang hanya dipahami sebagai pengguguran kewajiban tanpa menyisakan kesadaran yang mendalam akan eksistensi keduanya sebagai penuntun  yang sangat penting bagi kehidupan manusia, oleh karena  itu penting digaris bawahi penguatan kedua unsur penting tersebut merupakan kewajiban bersama untuk menguatkan nilai kebangsaan.<br />
Dalam sisi tinjauan ekonomipun masih ada kecenderungan  kebijakan fiskal yang belum sepenuhnya menstimulus dan mengawal pertumbuhan ekonomi kerakyatan, rasio pertumbuhan ekonomi  yang belum berimbang dengan populasi penduduk yang terus merangkak menembus angka 240 jutaan lebih seakan terpampang jelas telah  memberi ekses pada banyaknya rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, belum lagi ekses yang ditimbulkannya lebih jauh berdampak pada berbagai fenomena sosial dan penyakit kemasyarakatan yang kronis seperti korupsi, kolusi, nepotisme yang mewabah bak cendawan, bermunculannya sindikat penjualan anak dan perempuan, isu tenaga kerja Indonesia ke luar negeri dan lainnya  sudah seharusnya membuka kesadaran bersama untuk bangkit dan memikirkan kondisi bangsa ini, kita tidak boleh berdiam diri untuk terus memperlebar jurang kesenjangan itu, tapi marilah dengan sekuat kemampuan merasa terpanggil untuk segera melakukan langkah-langkah kongrit membangun infrastruktur ekonomi yang lebih mapan juga pro kerakyatan, dengan managemen pemberdayaan yang luas hingga menjangkau daerah terpencil dan wilayah terpinggirkan, memperbaiki kondisi sosial dan selalu menanamkan kepekaan bersama bahwa apa yang dirasakan oleh sebagian  dari masyarakat  juga merupakan perasaan kita bersama, jadi memupuk  sikap tenggang rasa dan saling tolong menolong  dalam kebaikan harus selalu di suburkan dalam  diri, jika bukan kita siapa lagi yang akan memikirkan bangsa ini, karena itu segeralah kita bergerak untuk selalu menanamkan saham kebaikan bagi  diri dan bangsa yang dicintai ini, seperti  meminjam ungkapan dalam lagu nasional “bagimu negeri jiwa raga kami”, begitulah wujud  kebangsaan yang harus terpatri kokoh dalam sanubari.<br />
Eksplorasi dan eksploitasi menjadi tema sentral ketika bersentuhan dengan bidang pertambangan, pertanian, perikanan, perkebunan, dalam wilayah-wilayah ini Indonesia menjadi  sasaran empuk  maklum negara yang dianugerah berlimpah  sumber daya alam seperti minyak, gas bumi, timah, emas, nikel, batubara, aspal, kekayaan hayati, tumbuhan obat-obatan, hasil  perikanan, hasil perkebunan semakin memposisikan Indonesia berperan sebagai “lumbung subur” maka  tidak heran percaturan ekonomi global tanpa Indonesia akan “gagap” karena Indonesia memiliki  arti penting bagi dunia ibarat tubuh manusia maka  Indonesia seperti jantung yang memompakan darah ke seluruh tubuh.<br />
Posisi tawar dan serbuan masyarakat dunia terhadap Indonesiapun semakin tak terbendung, tentu serbuan ini melingkupi seluruh aspek kehidupan, nota kerjasamapun mulai dibangun dari berbagai kawasan dunia entah dari Barat atau Timur seakan semakin mempersempit ruang-ruang batasan teritorial, siap maupun tidak kita harus  beradaptasi dengan segala tuntutan global itu dengan tanpa menghilangkan budaya dan peradaban serta tetap mempertahankan nilai-nilai kesatuan yang senantiasa mengakar dalam diri bangsa.<br />
Negara-negara maju memiliki kebergantungan yang sangat besar kepada Indonesia sebut saja   Jepang contohnya negara penganut politik dumping  yang menjadi simbol negara paling maju di Asia ini membangun raksasa teknologi  dengan signifikan padahal jika kembali ke belakang  menilik sejarahnya  pasca kehancuran Hiroshima dan Nagasaki belum cukup dari 100 tahun telah memposisikan  diri sebagai negara yang cukup di segani di dunia, direntang waktu yang cukup singkat  telah menorehkan usaha yang cukup prestisius mengangkat harkat dan martabat negaranya di mata dunia sebagai negara maju bahkan wilayah teritorial Jepang  yang sangat sempitpun mampu diolah dan diubah menjadi lahan pertanian yang maju, terkait dengan kemajuan pertanian Jepang tersebut sesungguhnya Indonesia telah menanamkan “saham”  salah satunya kebergantungan Jepang pada kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe, pasokan terbesar bahan baku ini bersumber dari Indonesia, terlepas dari segala kebergantungan Jepang ini ada hal yang cukup menarik  dicermati dari kemajuan Jepang  tersebut  yaitu budaya  disiplin dan tanggung jawab kolektif yang mengakar pada setiap individu warga negaranya. Potensi luar biasa Indonesia dengan keramahan, sopan santun dan karakter ketimuran yang begitu kental sudah selayaknya mampu menjaga integritas kebangsaan itu dalam makna penyatuan, berdisiplin dan bahu-membahu menjaga stabilitas dan tanggung jawab kolektif sebagai implementasi keIndonesiaannya.<br />
Eksistensi  Indonesia semakin  kuat dimata negara-negara maju, dengan sumber daya alam berlimpah dan potensial  seharusnya menjadi “tiket masuk” Indonesia  untuk disejajarkan dengan negara maju, tetapi kenapa sampai saat ini nampaknya masih bertahan pada predikat negara berkembang, predikat untuk memperhalus istilah kondisi negara saat ini sebuah pernyataan klasik dan realita ironis  yang senantiasa muncul, menari-nari bahkan berseliweran di kepala para pecinta dan orang-orang  yang masih mau berpikir untuk  kemajuan bangsanya. Jawabannya semua berpulang pada hati nurani dan mata batin kita menangkap, membaca, merenungkan, mendengar dan menelaah serta merasakan  semua fenomena  dan kesenjangan yang belum sesuai dengan harapan itu, kita harus memaknainya  sebagai  instrumen yang sangat berarti untuk membelajarkan dan  menemukan serta memupuk  motivasi bersama  menata kembali  Indonesia menuju apa yang telah dicita-citakan yaitu negara yang  bersatu, bermartabat, maju dan makmur dalam satu spirit bersama seperti yang telah tertuang dan di cita-citakan sumpah pemuda menggenggam Indonesia dalam kesatuan arah, bergandengan tangan untuk senantiasa menciptakan dan menguatkan jiwa nasionalisme dan  rasa  kebangsaan kita sehingga Indonesia selalu berdiri tegak sebagai bangsa yang besar dan kokoh  ditengah dinamika dunia yang akan mewarnainya, bersatulah bangsaku&#8230;.jayalah negeriku. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/457/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=457&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/28/memaknai-ikrar-sumpah-pemuda-dan-ruh-patriotisme-kebangsaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PILGRIMAGE</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/22/pilgrimage/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/22/pilgrimage/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 00:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[PILGRIMAGE Pilgrimage is 5th islamic of essential principle. 12th month of Arabic calender called Zulhijah in Arabic and bulan haji in Indonesia. The current month i have wish entrusted to pray for me to who has made the pilgrimage to mecca. But Who?&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;I don’ knows&#8230;.. I always hope against hope that nowadays I’ll entrusted to [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=442&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PILGRIMAGE<br />
Pilgrimage is 5th islamic of  essential principle.<br />
12th month of Arabic calender called Zulhijah in Arabic and bulan haji in Indonesia.<br />
The current month i have wish entrusted to pray for me to who has made the pilgrimage to mecca.<br />
But Who?&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;I don’ knows&#8230;..<br />
I  always hope against hope that nowadays I’ll  entrusted to  who has made the pilgrimage to mecca that pray for me in mecca, and  must believe  that true, although i don’t knows who are pray for me&#8230;&#8230;..<br />
Praise be unto&#8230;..<br />
Anexpectedly&#8230;&#8230;..<br />
One of  my friends  send me short message for apologies  cos he and his wife will go to mecca&#8230;..<br />
Realy&#8230;&#8230;Thanks God be grateful &#8230;&#8230;&#8230;and Iam very happy heard it<br />
Then&#8230;. I  short message answered&#8230; ”May  accepted  by Allah of pilgrimage&#8230;&#8230;and i hope you pray for me in there, please &#8230;&#8230;&#8230;please  pray for me&#8230;.don’t forget&#8230;&#8230;.Thanks before”^_^<br />
My friends              : ok, sure&#8230;.. God willing  to make a promise  to pray for you in there.<br />
Me                      : Thanks alot God bless you, and best regard to your wife..<br />
My Friends              :  Amen&#8230;.may God  bless us,Thanks.<br />
Someday , will go to mecca&#8230;&#8230;..now I must saving for prepare i’ll  pilgrimage to mecca  he&#8230; he &#8230;..he&#8230;&#8230;.(Hopeful mode on)<span id="more-442"></span><br />
Mecca&#8230;&#8230;..<br />
There are sacred ground<br />
There are the land of brith the propets Muhammad<br />
There are the  land of the koran vision from God to Muhammad<br />
There are  the small cubicle shrine in the  great mosque  of mecca which contains the famous  black stone called Ka’bah<br />
There are water from  mecca’s  sacred well called Zamzam<br />
There are the center of islamic missionize from propets Muhammad,<br />
There are  a land of abudance<br />
There are  petroleums  resource<br />
There are camel, the animal of kind in sand wasteland, the camel different animal from other, if you want know about camel&#8230;.please&#8230; reading on the koran@Alhajj:36.<br />
There are palmdate, a plant of kind from  the middle east and Im very like it and&#8230;etc.<br />
If   we believe something in life &#8230;..omniscient God to giving  a gift from god&#8230;. cause that  always  thanks God be grateful to ALLAH&#8230;&#8230;.<br />
May &#8230;. prayers were answered&#8230;..Amen&#8230;&#8230;<br />
I hope  will go in there, someday&#8230;&#8230;God willinG^_^  (Hopeful  mode on)&#8230;&#8230;&#8230;..Amen&#8230;Amen..Amen&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/442/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=442&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/22/pilgrimage/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>URGENSI MUSLIM CINTA BAHASA ARAB</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/02/urgensi-muslim-cinta-bahasa-arab/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/02/urgensi-muslim-cinta-bahasa-arab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 22:23:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[“Pelajarilah Bahasa Arab karena Bahasa Arab satu bagian dari agamamu” (Umar Bin Khatab) Dari kisah inilah berawal, dan tuntutan “jalan panjang perjuangan” hingga ku tergugah tuk terus berproses dalam kesungguhan&#8230;&#8230;MAN JADDA WA JADA&#8230;&#8230;&#8230;. Suatu ketika dibuat tertegun oleh pertanyaan orang-orang yang baru mengenalku, pertanyaannya sederhana, ngajar Bahasa Arab ya?dengan senyam-senyum sayapun menjawab gaktidak sekali pertanyaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=435&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Pelajarilah Bahasa Arab  karena Bahasa Arab satu bagian dari agamamu”<br />
             (Umar Bin Khatab)</p>
<p>Dari kisah inilah berawal, dan tuntutan “jalan panjang perjuangan”  hingga ku tergugah tuk terus berproses dalam kesungguhan&#8230;&#8230;MAN JADDA WA JADA&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Suatu ketika dibuat tertegun oleh pertanyaan orang-orang yang baru mengenalku, pertanyaannya sederhana, ngajar Bahasa Arab ya?dengan senyam-senyum sayapun menjawab gaktidak sekali  pertanyaan itu mampir di indra pendengaran dari penanya dan tempat berbeda tentunya pertanyaan itu muncul lagi, bahkan intensitas  frekuensinya cukup sering, dan lagi-lagi jawabannya gak^_^bahkan ada yang mendaulat saya dari pesantren dan pasti mahir berbahasa Arab, eng ing eng (make kaca mata apa ya ngliatnya)he&#8230;.he&#8230;.he^_^dan  tidak sedikit juga ada yang mengira ngajar di pesantren^_^ups&#8230;????//## yah kalau udah kayak gini kejadiannya  harus lebih banyak muhasabah diri nih karena ilmu agama saya masih zero&#8230;&#8230;zero&#8230;..dan zero&#8230;&#8230;masih kudu banyak belajar, ups penampakan dari mana yah sampai ada yang mendaulat seperti ini, entahlah jadi tidak habis pikir, maka penjelasanpun harus diurai bahwa saya bukan dari pesantren dan sama sekali ga bisa Bahasa Arab, herannya kok para penanya tetap yakin saya bisa Bahasa Arab, itu yang kadang-kadang membuatku  terheran-heran&#8230;&#8230;.. (mudah-mudahan kejadian di atas menjadi bagian dari doa insya Allah suatu saat bisa mahir  Bahasa Arab, Amiin).<br />
Di kondisi lain saat mengisi aplikasi yang ada list BAHASA YANG DIKUASAI, sembari  tercenung, berpikir dan memastikan bahwa Bahasa yang dikuasai keknya belum bergeser dari 4  bahasa, kesemuanya Bahasa Daerah (he he he lebay mode on^_^), eit baru nyadar kalau bahasa daerah ga masuk dalam nominasi list tersebut, secara so  pasti  dong setiap orang bisa bahasa daerahnya, jadilah  di list bahasa yang dikuasai belum pernah tertulis dengan Bahasa Arab, Lalu kemudian saat berhadapan dengan  referensi bacaan kitab-kitab ulama Timur Tengah yang bertabur Bahasa Arab sayapun kadang terserang “sindrom gagap istilah”, melihat kamus sepertinya  bisa  menjadi salah satu alternatif,  tapi berhubung belum punya kamus Bahasa Arab @My Private Library maka langkah pertama yang  ditempuh  harus menghunting kamus yang berstandar di perpustakaan umum he&#8230;he&#8230;.he &#8230;&#8230;maka dimulailah hunting kamus yang distandarisasi setelah acara nanya sana sini, dari temannya teman punya teman nah loh^_^ribetkan&#8230;&#8230;jadi intinya narasumbernya berantai, orang pertama yang jadi narasumber utama terang aja ga dikenal, salah satu efek ga punya teman dari sastra Arab saat itu proses nanyanya harus melalui jalur yang panjaaaaaang^_^ nih baru tahap  nyari kamus yang distandarisasi,kenapa harus ini?  Karena menurutku lebih yakin tuk hafalin kosakatanya selain itu efektif artinya kalau di kamus standar sudah ada fleksibilitas penerjemahan jadi sangat memudahkan untuk berlatih  dengan beberapa konteks kalimat gitu critanya, ini subyektif lho masing-masing orang punya persepsi yang berbeda.<br />
Kamus Bahasa Arab yang standar rujukannya ke Kamus Munjid yang tebal banget, melebihi tebalnya Alquran Miracle The Reference, kamus tersebut  standarisasinya seperti kamus Hassan Shadily untuk English dan kamus Kenji Matsura untuk  Japanese, pokoknya kamus-kamus ini yang standar bagi para pembelajar bahasa, saat melihat kamus bahasa Arab yang distandarisasi itu belum terkoneksi tentang perubahan-perubahan kata kerjanya alih-alih membantu justru semakin memperkuat keyakinan  bahwa bahasa Arab tetap aja masih masuk dalam daftar bahasa asing yang masih sulit dipahami perubahannya^_^<span id="more-435"></span><br />
Tetapi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Seiring berjalannya waktu menyampaikan pada sebuah titik kebutuhan untuk belajar  setelah mendapatkan pencerahan ilmu dari ulasan Umar Bin Khatab dan juga kata-kata Ibnu Thaimiyah(soale baru nemu kedua landasan  tersebut&#8230;&#8230;.Ya Allah ampuni hamba selama ini belum menemukan referensi ilmunya) ditambah peristiwa-peristiwa di atas membuat  jadi  tergugah untuk semakin memperkuat komitmen belajar,  mengingat sebuah kewajiban dan juga tuntutan “profesi wajib” yang digeluti yaitu  “Profesi Paten yang  paling utama dari semua profesi di dunia ini”  tapi tidak berarti harus meninggalkan yang lain lho ya&#8230;.Japanese selalu di hati, ingin semuanya berkolaborasi dalam iklim pembelajaran yang saling beriringan^_^ (jadi bahasa ringkasnya ingin menjadi pembelajar Agama yang komitmen dan pembelajar Jepang yang juga disiplin menjaga integritas keilmuan itu, karena kita akan selalu menjadi pembelajar sepanjang hayat dimanapun dan kapanpun itu&#8230;&#8230;&#8230;.jadi jangan pernah membatasi diri bukankah salah satu wujud syukur kita salah satunya terus berjuang dan  berproses menambah skill pada diri, termasuk skill disini bukan hanya skill keilmuan tapi yang tidak boleh dilupakan adalah menambah skill-skiil  khusus keakhwatan  juga,  karena akhwat akan menjadi mata air pembelajar  dirumahnya yang mana dari rumah-rumah pembelajar itu  diharapkan akan menebar   kemanfaatan bagi banyak orang dan umat insya Allah. Semoga komitmen belajar itu selalu ada dalam jenak untuk terus berproses tanpa henti untuk terus belajar karena kita sesuangguhnya sedang memformulasi diri   menjadi pembelajar sejati.<br />
 Sebuah komitmen insya Allah  telah mengharuskan  untuk terus bertumbuh agar selalu bersentuhan dengan Bahasa Arab, maka jadilah Bahasa ini menambah daftar schedule  untuk dipelajari dan dikuasai, meski dalam proses pembelajaran lebih banyak  mengandalkan otodidak ditengah aktivitas berbagai schedule yang berlaku dalam manajemen waktu keseharian, pun tetap yakin bahwa segala sesuatu dari proses dan kesungguhan   menjalaninya secara terus menerus, maka jalan-jalan kemudahan itu akan terbentang,  Alhamdulillah   semoga diberi kemudahan dalam memahami ilmuNYA, untuk melukis cita tertinggi di jalanNYA.<br />
Nah terkait dengan itu belajar bahasa Arab sangat penting  bagi setiap muslim, jadi ayo tanamkan terus motivasi diri untuk bisa&#8230;..karena otak bawah sadar kita senantiasa  menstimulus mimpi-mimpi yang akan kita goreskan dalam kehidupan ini. Ada beberapa point penting mengapa kita sebagai muslim harus cinta bahasa Arab ini saya dapatkan saat tholabul ‘ilmi  di kampoeng Quran , menurut ustad  Tulus Mustafa,Lc  bahwa kenapa seorang muslim harus cinta Bahasa Arab, Karena Rasulullah mencintai Bahasa Arab , salah satu konsekuensi Syahadat kita  mencintai Rasul dan mencintai apa yang dicintai Rasul , beliau  mencintai Bahasa Arab karena:<br />
1.	 Rasul Orang Arab<br />
2.	Alquran diturunkan dengan Bahasa Arab<br />
3.	Bahasa Arab, Bahasa penduduk  Syurga (Subhanallah^_^&#8230;&#8230;.)</p>
<p>Kata Ibnu Taimiyah:<br />
“Belajar Bahasa Arab itu wajib dan fardu”</p>
<p>Penting dipahami bahwa kaidah pembelajaran bahasa yaitu :<br />
•	“Dengarkan maka kau akan bicara”<br />
•	“Membacalah maka kau akan bisa menulis”</p>
<p>Pendengaran  menjadi stimulus awal saat belajar, bisa kita cermati seorang anak yang baru lahir  belum bisa melihat dan memahami tapi sudah mendengarkan makanya dalam islam disunahkan seorang bayi yang baru lahir untuk diazankan, karena pendengaran yang direkam oleh anak kecil itu tersimpan kuat di memori. Alangkah baiknya seorang anak bahkan sejak di alam kandungan sudah diperdengarkan Alquran dan hal-hal yang baik karena pendengaran itu sudah dapat merekam, ketika Alquran sering diperdengarkan sejak dini  maka ketika  dewasa  insya Allah rekaman itu melekat di memori yang dapat memudahkan  menghafal Alquran.</p>
<p>Tujuan  akhir belajar Bahasa Arab yang paling esensi agar lebih mudah  memahami Alquran, kemudahan pemahaman pada  Alquran sangat  ditopang  oleh penguasaan pada Bahasa Arab.<br />
Jadi saatnya kita mencintai Bahasa Arab jika bersungguh-sungguh Allah memudahkan jalan-jalan menujuNYA, semoga bermanfaat dan jadi penyemangat untuk  berlomba-lomba dalam kebaikan dan  mencari ilmu&#8230;&#8230;.Amiin&#8230;..Amiin &#8230;&#8230;Amiin Yaa Rabb^_^ Semangat&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
アラビア語できるだけ。。。。。一所懸命勉強するよ。。。。。。頑張ってください。。。二千十一年、九月十五日。。。魂。。。魂。。。。魂。。。。。。<br />
お祈りしなければなりません<br />
Spirit of Mia@Alquran Camp August 2011&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=435&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/10/02/urgensi-muslim-cinta-bahasa-arab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MY  BELOVED  FATHER  IN MEMORIAM</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/09/06/my-beloved-father-in-memoriam/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/09/06/my-beloved-father-in-memoriam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 08:01:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[私の村&#8230;..バウバウで（都南スラウェシにあります） こいんよのごとし(日本語の諺)＝Waktu berjalan secepat kilat 二千五年、九月、六日 から二千十一年、九月、六日まで。。。。。。。。。 今日はも六年かん、私の父がなくなりました。 初めて、七かん日間病院の診察室質で入院、医者と看護婦たちも知慮しました、 でも、火曜日、二千五年、九月、六日、父がなくなりました、みんなの家族　が びっくりします、とても悲しみ、。その時私と弟たち、とても悲しみ、ちちが可愛がるから涙を流しました、やっと、覚えたばかり、父が私たちに神様から預けることをあげました。 ある日は準備しないそうですが神様が可愛がります、今もなくなりました、 父は一番親切な人、一般的な、人々によると彼は良く人と言いました。 ちち、心からいつも愛してる、父のメシジガ覚える、未来私たち一生懸命勉強しています。この生活の中でいつも父ためにお祈りしなければなりません、毎日父ために、神様がめぐみをあげてい幸せに望んでいます。 父。。。。。。。。。とても可愛がります。この書くこと父が思い出す。。。。 (Selasa 6 September 2005 – Selasa 6 September 2011) Dalam renungan Jalan Cinta di titik 6 tahun kepergianmu menghadapNYA , dengan sebaik-baik kepulangan dalam khusnul Khatimah Insya Allah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; Ayah tercinta&#8230;&#8230;..Meski kau telah tiada, selalu ada aliran mata air kedamaian hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=432&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>私の村&#8230;..バウバウで（都南スラウェシにあります）<br />
こいんよのごとし(日本語の諺)＝Waktu berjalan secepat kilat<br />
二千五年、九月、六日 から二千十一年、九月、六日まで。。。。。。。。。<br />
今日はも六年かん、私の父がなくなりました。<br />
初めて、七かん日間病院の診察室質で入院、医者と看護婦たちも知慮しました、<br />
でも、火曜日、二千五年、九月、六日、父がなくなりました、みんなの家族　が<br />
びっくりします、とても悲しみ、。その時私と弟たち、とても悲しみ、ちちが可愛がるから涙を流しました、やっと、覚えたばかり、父が私たちに神様から預けることをあげました。<br />
ある日は準備しないそうですが神様が可愛がります、今もなくなりました、<br />
父は一番親切な人、一般的な、人々によると彼は良く人と言いました。<br />
ちち、心からいつも愛してる、父のメシジガ覚える、未来私たち一生懸命勉強しています。この生活の中でいつも父ためにお祈りしなければなりません、毎日父ために、神様がめぐみをあげてい幸せに望んでいます。<br />
父。。。。。。。。。とても可愛がります。この書くこと父が思い出す。。。。<br />
(Selasa 6 September  2005   –   Selasa 6 September 2011)<br />
Dalam renungan Jalan Cinta di titik 6 tahun kepergianmu menghadapNYA , dengan sebaik-baik kepulangan dalam khusnul Khatimah Insya Allah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Ayah tercinta&#8230;&#8230;..Meski  kau telah tiada, selalu ada aliran  mata air kedamaian hingga kelapangan  terbentang, semoga selalu terbalut Rahmat hingga di tapal batas  menuai sinaran nan bertahta cahaya di atas cahaya sebagai  wujud rajutan pengabdian dan bakti untukmu,dan  asa itu  selalu merentas bersama cita spesial tuk persembahan terspesial  dalam rangkuman Birrul Walidain  yang tak pernah bertepi&#8230;&#8230; Semoga Allah memuliakanmu di alam sana dalam JannahNYA nan abadi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
“Rabbir Hamhumaa kamaa rabbayaanii Shoghiraa”(Ya Tuhanku Sayangilah keduanya sebagaimana (keduanya)mendidikku (pada) waktu kecil)&#8230;.(QS.17:24).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/432/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=432&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/09/06/my-beloved-father-in-memoriam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ISTANA BOGOR SIMBOL SEORANG NEGARAWAN?</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/07/10/istana-bogor-simbol-seorang-negarawan/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/07/10/istana-bogor-simbol-seorang-negarawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 07:33:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[Penggalan Perjalanan ke Istana Bogor tanggal 15 Juni 2011&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. “ Dan setiap saksi sejarah menjadi simbol keabadian dari jejak historis penggeraknya” Pagi nan ceria menyapa Kota Depok saat lagi berkutat deadline target yang harus dirampungkan yah mengingat beberapa daftar target bulan Juni/Juli insya Allah harus diselesaikan dan tentu arahannya pada 3 target besar saya dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=425&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penggalan  Perjalanan  ke Istana  Bogor  tanggal  15 Juni 2011&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
“ Dan setiap saksi sejarah menjadi  simbol  keabadian dari jejak  historis penggeraknya”<br />
Pagi nan ceria  menyapa Kota Depok saat  lagi berkutat deadline target yang harus dirampungkan yah mengingat beberapa daftar target bulan Juni/Juli insya Allah harus diselesaikan   dan  tentu arahannya pada  3 target besar saya dan satu “proyek” yang sedang digarap membutuhkan energi ekstra, sudah pasti  selalu bersinggungan dengan manajemen  waktu, pagi itu seorang sahabat  di Bogor mengontek tuk ke Istana Bogor hari itu, hmm&#8230;&#8230;..sayapun berpikir dan sempat mengajukan beberapa alternatif waktu , namun nampaknya semua alternatif waktu bentrok ama agenda lain yang mengharuskan sahabat  tersebut wajib hadir , hari yang bisa klop hanya hari itu, akhirnya berpikir kembali setelah menimbang , memutuskan (he he nih kayak  petikan-petikan SK aja ya^_^)saya sangat mengapresiasi niat baik sahabat tersebut, dan ingin bersilaturahim juga dengannya, tertanam keyakinan bahwa “Jika niatan kita baik maka pasti Allah memberikan solusi dan kemudahan atas apa yang kita pikirkan itu” yakinlah Allah lebih tahu tentang batasan-batasan kemampuan kita maka biarlah Allah yang mengatur setiap solusi atas kehendakNYA sederhana sekali bukan?” Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi  atas semua hambaNYA” (QS.Al-An’am:61).<br />
keputusanpun saya ambil  dengan berpikir moga Allah mudahkan memberi waktu sebagai pengganti  atas keputusan diluar planing hari itu:-)<span id="more-425"></span></p>
<p>Langsung ke TKP (Titik Keunikan Perjalanan)<br />
Stasiun Depok Baru kala memasuki  gerbong kereta AC  dengan jarak tempuh Depok Baru–Bogor  kurang lebih 25 menit  harga karcisnya Rp. 5.500, hmm oleh karena ada perubahan kebijakan baru maka bulan Juli udah berubah jadi Rp. 7000  jika dikonversi ke yen (mata uang Jepang) kurang lebih 89.74 yen (he &#8230;..he&#8230;&#8230;nih sebagai informasi kali aja ada pemandu Jepang yang butuh info^_^) selang  15 menit tiba-tiba saya dapat info dari sahabat bahwa mendadak ada hal serius yang harus diselesaikan di lembaganya sehingga  tidak bisa keluar menuju ke Istana Bogor siang itu,semua di luar dugaan &#8230;&#8230;. Ups saat itu  sempat kaget yah&#8230;hal  yang lumrah mewakili sisi-sisi kemanusiaan kita saat itu mengingat sudah 15 menit di dalam gerbong  menuju Bogor, tapi Alhamdulillah itu cuma sejenak   it’s easy going  Insya Allah  terus belajar tuk senantiasa berbaik sangka segala sesuatu sekecil apapun bahkan daun yang gugurpun sudah melalui kehendakNYA Yang Maha Cermat , jadi perjalananpun sesungguhnya menempah kita belajar  bijaksana menyikapi segala sesuatu diluar prediksi, harapan, ataupun persepsi yang boleh jadi berseberangan tapi yakin semua itu sebagai sarana pendewasaan kita dalam memandang sebuah kehidupan, yang pada intinya kita bisa belajar hal apa saja yang ditemui dalam  perjalanan karena disana selalu “tertera” pembelajaranNYA yang harus dimaknai.<br />
Tidak terasa 25 menit  tiba di Stasiun Bogor sahabatpun hanya memberikan ancar-ancar menuju Balaikota Bogor Alhamdulillah langsung  terkoneksi, maklum nih kedatangan yang kedua kalinya, pada saat  dulu ketika pertama kali ke kota hujan itu  telah dijemput distasiun dan dibersamai sekaligus diajak berkeliling mengitari Jalan-jalan diseputar  Dramaga IPB, Kebun Raya,Seputaran Istana Bogor dari luar (buat sahabatku:-)hatur nuhun pisan Teh Unie tos direpotkeun:-)いろいろになりました、心から礼を言う), jadi rekaman-rekaman itu tinggal direfresh ketika  tiba-tiba sahabat tidak bisa membersamai  ke Istana Bogor   saat itu, maka sesuai sarannya sayapun langsung menuju Balaikota Bogor dengan jalan kaki jarak dari pasar  tradisional diseputar stasiun menuju balaikota mengingatkan pada salah satu tipikal jalan di Kota Bandung  yaitu dari rumah sakit Baromeus menuju masjid  Salman  ITB di ruas jalan Ganesha  Bandung:-)dari  Stasiun Bogor ke balaikota Jaraknya cukup dekat kurang lebih 13 menit menyusuri perjalanan:-)sampai di Balaikota jam menunjukkan 12.25 menit versi jam tangan yang digunakan dengan asumsi kecepatan jam kurang lebih 20 menit lebih cepat dari yang sesungguhnya, lamat-lamat suara adzan Zuhur menjadi pengingat untuk segra melaksanakan seruanNYA setelah bertemu panitia di balaikota sy sejenak harus ke masjid balaikota setelah itu menuju Istana Bogor mengikuti rombongan lain yang disarankan oleh panitia saya nyelip di rombongan itu he&#8230;..he&#8230;..he&#8230;.namanya juga open house:-)tuk sterilisasi kondisi maka dari  keprotokoleran Istana tidak membolehkan membawa tas apapun alasannya, mereka menyarankan untuk disimpan di box yang sudah  disiapkan panitia&#8230;..wow kondisi itu sangat tidak nyaman jika tas saya yang  berisi “alat-alat  tempat penyimpanan  data dan informasi penting harus di simpan di box itu”  meskipun sudah disarankan panitia dan beberapa orang dalam anggota rombongan itu saya tetap  tidak akan menitipkan tas yang berisi alat dan dokumen penting serta sangat riskan ke box itu, apalagi tidak ada pengamanan khusus di box itu, melihat tidak ada satu jaminan keamanan bagi tas tsb,maka harus cari solusi lain hmm&#8230;pada prinsipnya no problem jika  menitipkan tas yang berisi alat dan dokumen penting di tempat umum jika  standarisasi pengamanannya jelas  misalnya seperti menitipkan dokumen penting  di kantor konsulat  Jepang atau di Japan Foundation(lho kok jadi kesana:-)nih sebagai  salah satu contoh  tempat umum yang aman) , tapi saat itu tidak bisa menitipkan ke box itu meski sudah di sarankan, akhirnya sy harus melobi salah seorang panitia yang berfungsi  sebagai center of information untuk menitipkan tas tersebut ke ruang  kerja beliau, Alhamdulillah lega rasanya setelah  ngecek semua isi dan berbagai dokumen dalam tas maka langsung diserahkan, Satu keyakinan  saat itu bahwa Allah lebih tau begitu penting , berarti, dan riskannya semua dokumen di dalam tas itu.<br />
Hmm&#8230;..memasuki halaman  Istana Bogor  jam menunjukkan pukul 13.40, langsung  mengambil bidikan gambar sekawanan rusa  di halaman Istana, obyek ini mengingatkan pada memori masa kecil saat nonton Film GESTAPU, yah&#8230;.film yang masih lekat  dalam rekaman  setiap bulan september Almarhum Ayahanda  tercinta (jadi terbawa suasana haru dan berkaca-kaca saat mengingat, sosok teristimewa, lnspirator, dan motivator sejati  disetiap jejakku, semoga beliau selalu dilimpahi rahmat dan dilapangkan tempat disisiNYA) beliau mengajak kami untuk nonton film itu bersama-sama, ada seting bagian-bagian alur dalam film itu mengambil seting Istana Bogor  masih terekam dalam memori kecil  saat nonton sempat terlintas suatu saat  akan ke tempat itu hmm rupanya hal ini dipengaruhi  oleh kesukaan saya pada pelajaran geografi waktu SD, salah satu pelajaran favorit  saking favoritnya ga mau belajar yang lain,begitu antusias menghafal seluruh pulau di Indonesia bahkan pernah punya mimpi  untuk  mengelilingi  Indonesia he ..he&#8230;.he&#8230;namanya juga mimpi&#8230;.tapi  Alhamdulillah atas izin Allah dan dengan caraNYA sebagian besar pulau-pulau dalam mimpi masa kecil sudah dikunjungi&#8230;&#8230;.Alhamdulillah &#8230;masih lekat saat kecil suka bermain dengan segala jenis permainan  tradisional anak-anak ala pedesaan, sambil suka melihat-lihat peta, globe, herannya kok ga pernah bosan melihat peta dan globe  padahal ga ada  yang berubahkan?, kalaupun ada, perubahannya usang karena sering dipegang dan dilihat:-)nah itulah sekelumit rekaman keakraban pada peta dan hafalan nama-nama pulau, tempat-tempat bersejarah,tempat-tempat unik ,suku-suku terasing, bahasa, keragaman Indonesia  yah pelajaran yang sangat disukai waktu itu&#8230; hingga suatu ketika saat Allah mengantarkan mimpi-mimpi masa kecil dengan caraNYA, sayapun tinggal membuka “file” untuk mencocokkan &#8230;Subhanallah&#8230;..salah satunya yah di  tanggal 15 Juni 2011 tersebut diperkenankan  bisa melihat Istana Bogor sebagai  seting dalam film Gestapu yang konon film ini begitu diminati karena terkait dengan patriotisme anak bangsa tapi kemudian dinyatakan kontroversi, terlepas dari itu semua, seting dalam salah satu alurnya adalah Istana bogor dengan segala keunikannya.<br />
Istana Bogor cukup luas dengan ukuran sekitar 28 hektar, didirikan pada tahun 1745 (wow&#8230;berarti istana ini sudah ada 200  tahun sebelum Indonesia merdeka) artinya telah banyak merekam jejak-jejak kesejarahan. Pendirinya Gubernur Hindia Belanda yang bernama Baron Gustaf Williem Van Imhof. Halamannya ditumbuhi pohon beringin yang besar-besar (pohon-pohon ini cukup berpotensi jadi resapan air, untuk menjaga keseimbangan alam dan ekosistem yah pantas aja kalau Bogor jadi sejuk, penghijauannya cukup baik,struktur dan unsur hara tanahnya juga sangat baik untuk pertanian, jadi kalau rujukan institut pertanian terbaik Indonesia ada di Bogor secara tipologi geografis dan keilmiahan cukup tepat)back to topic pohon ini usianya ratusan tahun sangat wajar mengingat Istana tersebut dibangun pada kisaran abad ke-17, mulai masuk ke pelataran sayap kiri istana Bogor, hmm&#8230;.rupanya pernak pernik diistana ini cukup merepresentasikan idealisme seorang negarawan seperti  Pak Karno itulah kesan yang muncul, mulai masuk ke gedung induk tepat berada di sisi kiri arah pintu  masuk gedung induk ini  sebuah ruang makan  presiden  dan tamu  negara selevel menteri  di depan ruang itu ada ruang kerja Bung karno disana terpampang lukisan maestro Rusia yang bernama Makouski usia  lukisan itu diperkirakan kurang lebih 120 tahun ,sejajar dengan ruang kerja itu ada perpustakaan pribadi beliau  dengan koleksi buku berjumlah 350 buah, koleksi 350 buah masih terbilang sangat sedikit untuk tokoh sekaliber Bung Karno yang  dikenal kutu buku, pikirku&#8230;. saya yakin koleksi beliau masih cukup banyak tersimpan dirumah pribadi atau di tempat  lain di luar Istana Bogor,diperpustakaan pribadi itu di pajang  gambar-gambar pasangan presiden Indonesia mulai dari gambar Bung Karno bersama Ibu fatmawati, Pak Harto dengan Ibu Tien, Pak Habibie dengan Ibu Hasri Ainun, Gus Dur dengan Ibu Sinta, Ibu Mega dengan Pak Taufik, dan presiden yang sedang menjabat saat ini yaitu  Pak Susilo Bambang Yudoyono dengan Ibu Ani yang cukup menarik perhatian saya di ruang perpustakaan itu didominasi oleh boneka-boneka Jepang wow it’s amazing! (可愛い人形、なんと可愛いこと！大統領の家内は日本人いるとおもいます)kayaknya dominasi  boneka itu cukup beralasan itu menurutku, bukan hanya sekedar hubungan diplomasi dan bilateral dengan negara lain seperti Jepang:-)tetapi ada kemungkinan selain aliran  citra seni yang kental dalam diri presiden boleh jadi dipengaruhi corak budaya salah seorang  istri beliau seorang asli  Jepang yang bernama Naoko Nemoto(直子根元) atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Ratna Sari Dewi.<br />
Langkah kaki Kemudian menuju ruang teratai  disana dipajang gambar teratai lengkap dengan  gambar presiden seorang diri mulai dari presiden pertama sampai presiden yang terakhir fungsi ruangan ini untuk menjamu tamu internasional dan nasional , pandangan selanjutnya mengarah ke ruang Garuda, lambang burung garuda  begitu kokoh menghiasi dinding-dinding putih itu, ruang yang elegan berfungsi sebagai tempat konfrensi, upacara kenegaraan resmi,dan juga rapat-rapat kenegaraan, sayapun bergegas ke gedung induk sayap kanan yang berfungsi  untuk menerima tamu negara setingkat presiden, jadi kalau presiden dari negara lain mengunjungi  Istana Bogor akan di jamu di gedung Induk sayap  kanan, sedikit waktu  dimanfaatkan berbincang dengan guide Istana untuk mengorek beberapa hal dan menyampaikan keterheranan saya pada bagian-bagian Istana yang tidak boleh terpublish?????(nih bagian dari aspirasi rakyat lho&#8230;he&#8230;he..he) sebelum akhirnya beliau mendampingi tamu dari MENSESNEG RI, perbincangan sekilas itu telah mengakhiri Perjalanan di Istana saat waktu menunjuk  pada jam 14.20 menit, ditandai dengan berakhirnya gerak  jepretan lensa , sayapun pulang dan berjalan melewati Plaza Kapten Muslihat atau lebih di kenal dengan Taman Topi lalu kemudian menuju BTM bukan BMT yah (Bogor Trade Mall, Correct me if I wrong^_^)Subhanallah&#8230;&#8230;disana sahabat sudah menunggu kamipun langsung ke food court, Yummy&#8230;.Yummy&#8230;.menu pesanannya telah siap tersaji yaitu empek-empek(エンペクエンペクはパェンバンから食べ物伝統、魚から作ります、とてもおいし、私はだいすきです、私の友人ため。。。お世話様でしたtau aja nih Teteh makanan kesukaan saya he&#8230;he..he, sembari menikmati hidangan bercerita banyak hal  mulai dari Istana Bogor, beberapa tempat di Indonesia sampai Jepang, lumayan lama kami bercerita:-)maklum prediksinya kami tidak akan pernah ketemu lagi(jadi terharu), sehingga perbincangan kami sangat mengalir memanfaatkan moment pertemuan langsung itu, Hal yang selalu saya syukuri bahwasanya setiap perjalanan selalu dipertemukan sahabat-sahabat terbaik dan menakjubkan, satu pelajaran penting kehidupan yang  selalu direnungi agar bisa belajar menata diri, sebagai wujud rasa syukur atas setiap anugerah berlimpah yang diberikanNYA sungguh tak pernah terkalkulasi oleh apapun. begitupun dalam makna sebuah persahabatan, karena hakikatnya Allah juga yang telah memilihkan agar kita bisa bercermin,bahwa di balik sosok sahabat kita diisyaratkan untuk belajar, melihat, memahami tentang  pelangi kehidupan:-) tidak terasa waktu mengharuskan saya pulang ke Depok  pertemuanpun  harus diakhiri dengan mengantar ke stasiun&#8230;..Alhamdulillah jadwal kereta yang ke Depok jam 18.10, tapi jadi telat  jam 18.45  menit ups sangat-sangat tidak tepat waktu , dari darat, laut, sampai udara belum ada transport umum yang  ditemui tepat waktu, rasa-rasanya selama perjalanan transport yang catatan telatnya ga terlalu lama dalam benak saya hanya saat menggunakan transport udara dari Sukarno Hatta ke Propinsi Bengkulu di tahun 2004  telatnya sekitar  4 menit selebihnya semua transpor apapun baik darat, laut, maupun udara yang pernah saya temui telatnya berkisar pada 15menit atau lebih dari itu:-) sampai di 下宿 <a href="DARULABIDIN.CO.ID">di kawasan kompleks perumahan ini</a> kurang lebih jam 19.30 Alhamdulillah setelah berbenah  saya  melihat hasil jepretan-jepretan waktu di Istana  Bogor, tapi upss&#8230;&#8230;sebagian besar  “penampakan-penampakan” yang tidak masuk  dalam obyek bidikan muncul, benar-benar diluar logika, what wrong?&#8230;..setelah  ngecek beberapa kali benar hasilnya sebagian besar penampakan, ini kejadian  aneh serta baru pertama kali dialami , sayapun mengontek  banyak link yang erat kaitannya dengan Bogor, semua balasan yang diterima mengatakan  belum pernah ke Istana, sama sekali tidak ada referensi  untuk kejadian itu, akhirnya kejadian itu menjadi sebuah catatan besar untuk dicarikan referensi,  malam itu  kembali harus fokus  melanjutkan kerjaan yang sempat tertunda  disiang hari dan saking asyiknya tidak terasa jam 1.45 dini hari harus beristirahat, kemudian jam 3.50 menit harus bangun menghadapNYA mengingat kita hanya manusia lemah tentu sangat butuh kekuatanNYA,tidak ada kekuatan,energi dan spirit selain dariNYA,praktis hari itu  hanya tidur 2 jam lebih, sebuah siklus yang kadang cukup standar bagi saya saat dalam kondisi-kondisi all out pada apa yang dikerjakan:-)tapi Alhamdulillah setiap standar siklus yang dilewati selalu memproses pemaknaan karena setiap apapun yang terjadi atas izin dan kehendakNYA, Allah sudah melimpahi kita begitu banyak karunia, semoga disetiap aliran karunia yang tak terbilang itu mengiring  lautan Syukur kepada Rabb Sang Pemberi.<br />
Pagi hari tanggal 16 Juni jam 6.20 menit pagi sayapun harus terlibat diskusi panjang selama  40 menit dengan orang yang diyakini cukup memiliki referensi kesejarahan dibanding dengankuyah kenapa  topik kesejarahan tiba-tiba menjadi  bahan diskusi menarik? Tentu masih erat kaitannya dengan Istana  Bogor yang menyimpan banyak keunikan sejarah sekaligus kemisteriusan(ups kesannya meuni  menyeramkan pisan euy, he&#8230;he..he just kiding).<br />
Yah&#8230;pentingnya sejarah dalam sebuah persepsi, Sejarah  merupakan rangkaian  peristiwa-peristiwa  penting  yang didesain tanpa kita tau permukaan maka kita akan mempersepsi secara dangkal,karena itu mengkaji sejarah harus komprehensif, Jadi ingat Alquran jika kita banyak mentadaburi ayat-ayat didalamnya juga ada yang berbicara tentang sejarah, Kenapa Alquran  banyak mengungkap sejarah? Karena sejarah dalam Alquran itu penting dan lebih obyektif, sehingga Alquran menceritakan sejarah dengan obyektif.kebenaran Alquran mutlak tidak diragukan lagi, termasuk sejarah Nabi dan Rasul, serta  para Sahabat.<br />
Selain konteks diatas maka ketika kita akan membahas tentang sejarah baik dilihat dari sisi  ke Indonesiaan atau apapun tidak terlepas dari runutan  potongan-potongan sejarah itu agar tidak multi interpretasi itulah kenapa belajar sejarah berarti juga memahami mata rantai penghubung sejarah itu dimasa lampau, dan masa sekarang. Selain membaca tentu berdiskusi dengan sejarawan yang obyektif juga penting, atau membaca berbagai literatur yang dapat dipertanggung jawabkan kenapa ada titik tekan dipertanggung jawabkan? Karena sebuah literatur mewakili persepsi penulisnya tentu sebagai pembaca aktif  butuh perenungan untuk mencerna setiap pokok pikiran yang disampaikan oleh penulisnya atau dengan kata lain pembaca aktif harus  lebih cermat menangkap setiap intisari dari bacaan agar bisa membantu menemukan potongan-potongan konprehensif  tentang perjalanan panjang sebuah sejarah itu secara utuh.<br />
Sejarah dalam konteks negara bisa dikatakan milik penguasa semua bergantung bagaimana penguasa menghadirkan sejarah itu, saat melihat Istana Bogor disana juga banyak menghadirkan sejarah tentang Bung karno, baik dalam kapasitas sebagai seorang negarawan maupun pribadi,perjalanan kehidupan Bung Karno telah banyak dilalui di Istana Bogor sehingga tempat itu menjadi simbol seorang negarawan, sebagai negarawan Bung Karno juga tercatat sebagai salah seorang dari tiga  murid terbaik HOS.Cokroaminoto, dikenal kutu buku, memiliki talenta seni, dan beraliran nasionalis religius, pada masa pemerintahannya mencoba mengakomodir berbagai ideologi maka tidak mengherankan dalam “perjalanannya” kerap memunculkan wacana-wacana kontroversi, sebagai contoh kehadiran sejarah tentang pembuatan teks proklamasi, secara historis teks proklamasi dihadirkan sebagai  buah pikiran dari Bung Karno tapi jika ditelusuri dan dikaji lebih jauh sesuai data historis dan otentik maka kita akan menemukan potongan-potongan obyek menarik yang tidak terpublish,dalam kerangka teks itu  ada “desain” dari anak bangsa yang juga turut berkontribusi pada pembuatannya selain Bung Karno,mereka memiliki peran tetapi tidak dipublish(of the record)nah inilah sebuah contoh bagaimana menghadirkan sebuah sejarah, salah seorang yang memiliki peran pada pembuatan teks proklamasi tetapi tidak dipublish itu adalah  Tan Malaka, seorang pejuang dari Sumatra Barat masa kecilnya banyak dihabiskan di surau artinya beliau tentu memiliki basic keislaman yang cukup baik, seorang aktivis yang memiliki idealisme, para penguasa mencap Tan Malaka pemberontak hanya karena banyak membaca buku Marxisme,dan berdiskusi dengan kalangan “ kanan” dan “kiri”, sekedar  membaca buku,sah-sah saja jika seorang aktivis membaca buku apapun “alirannya” sebagai referensi dan sebagai pembanding untuk memperkaya wawasan, pun berdiskusi dengan siapa saja untuk membangun kerangka berpikir yang konstruktif tentang suatu hal, bukannya membaca dalam arti luas akan membuka simpul-simpul ilmu,maka bagi pejuang seakan menjadi sebuah keharusan membaca berbagai referensi buku, jadi ingat kebiasaan Muh.Natsir seorang pejuang Islam yang paham nasionalisme serta memiliki idealisme, kebiasaan Muh.Natsir menu wajibnya membaca 200 halaman perhari, beliau menyampaikan  agar kita berdiskusi dengan musuh-musuh dengan sumber yang jelas, tidak mengedepankan asumsi dengan memakai ilmu kirologi  yah begitulah cuplikan sejarah tidak mempublikasikan Tan Malaka yang memiliki Idealisme dan juga salah seorang yang  punya peran penting dalam pembuatan teks proklamasi, sampai saat inipun  kuburannya tidak diketahui, cukup misterius. Itulah percik sejarah semoga kita bisa banyak belajar dari sejarah masa lampau dan juga menghadirkan sejarah itu secara lebih bijak dan lebih arif, agar kita menjadi bangsa yang besar, yang selalu menghargai jasa-jasa para pendahulu yang telah mengorbankan harta, jiwa dan raga demi Indonesia.<br />
Pertanyaannya sekarang seperti apakah kita menghadirkan sejarah kehidupan kita? Maka mulailah saat ini, perlahan tapi pasti ukirlah sejarah hidup kita dalam prasasti terindah di langit dan di bumi bersama senandung kudus  dalam  “fatwa-fatwa” alam yang mengabarkan hakikat sebuah kebenaran:-)<br />
Walahu’alam bi showab&#8230;&#8230;&#8230;^_^<br />
“Mia dalam ritme dan senandung  alam di  Kota Bogor  Juni 2011“<br />
Tuk sahabat saya di Kota Bogor yang menjadi titik dari perjalanan ini “Semoga Allah membalas  segala kebaikanmu dengan kebaikan yang lebih baik” Hatur nuhun pisan Teteh  私たちの友情の一層深いものになりますようにどうもありがとうございます</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/425/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/425/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=425&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/07/10/istana-bogor-simbol-seorang-negarawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TELADAN  SANG  PEREMPUAN PILIHAN</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/06/05/teladan-sang-perempuan-pilihan/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/06/05/teladan-sang-perempuan-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 03:49:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Perempuan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ustazah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[(Sebuah inspirasi  Qurani  dari cuplikan hidup seorang  politisi perempuan  Ustazah Yoyoh Yusroh) Pagi hari tanggal 21 mei 2011&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Pagi yang ceria kala  itu saya sedang mempersiapkan agenda pagi, sejam sebelum agenda  pagi itu ada beberapa point yang harus direview  ,tiba-tiba prepare agenda dikejutkan oleh sebuah sms dari seorang sahabat  dari Jakarta  tentang berita kematian seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=411&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Sebuah inspirasi  Qurani  dari cuplikan hidup seorang  politisi perempuan  Ustazah Yoyoh Yusroh)</p>
<p>Pagi hari tanggal 21 mei 2011&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Pagi yang ceria kala  itu saya sedang mempersiapkan agenda pagi, sejam sebelum agenda  pagi itu ada beberapa point yang harus direview  ,tiba-tiba prepare agenda dikejutkan oleh sebuah sms dari seorang sahabat  dari Jakarta  tentang berita kematian seorang ustazah yang bernama Ustazah  Yoyoh Yusroh, <strong><em>Innalillahi Wa Inna ilaihi Rajiun</em></strong> dalam keterkejutan sayapun tertegun, belum sempat menekan tuts-tuts HP tuk mengkonfirmasi ke teman-teman di Kota Depok yang dalam 5 bulan terakhir menjadi “tempat perjalanan sementara” saya,  menyusul sms berikutnya masuk dari seorang sahabat lain yang masih dari Jakarta dan beruntun sms informasi masuk dari berbagai sumber memenuhi  layar HP saya pagi itu.</p>
<p>Dengan langkah gontai dan diliputi kesedihan sayapun  berangkat ke tempat agenda pagi itu yang memakan waktu kurang lebih sejam sesampainya di sana , agenda kami rencananya akan dipersingkat  musyawarahpun dicapai dengan kesepakatan bersama akan berta’ziah  ke rumah ustazah, sembari fokus pada agenda yang berlangsung selama sejam lebih itu seorang sahabat pun mengikuti agenda dan tidak lepas dari layar monitor untuk memantau kondisi dilapangan agar memastikan setiap perkembangan kondisi keberadaan jenazah yang di bawah dari Cirebon ke Jakarta, dan persiapan prosesi pemakaman, akhirnya setelah memplot waktu ta’ziah yang disinkronkan dengan  kondisi lapangan maka diputuskan waktu star menuju rumah duka jam 10 pagi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Avanza milik seorang sahabatpun membawa kami dari  Depok menuju  Kalibata Jakarta menyusuri  jalur-jalur macet  di seputar lenteng Agung,  Pasar Minggu, Kalibata, kemudian berbelok di  Jalan Duren Tiga Timur, kurang lebih hampir dua jam  mobil yang kami tumpangi telah memasuki kawasan Kalibata tepatnya di Kompleks  Rumah Jabatan DPR  RI  Kalibata  Jakarta, ditandai dengan waktu zuhur  sayup-sayup suara azan dari masjid-masjid diluar kompleks tersebut telah terdengar.  Saat langkah kaki telah memasuki  Kompleks rumah jabatan teman-teman kepanduan PKS telah bersiaga, para pelayat penuh sesak kami berencana menuju rumah duka tuk menemui keluarga ternyata jenazah  sudah disemayamkan di masjid  maka kamipun bergegas menuju masjid kompleks Rumah Jabatan tersebut  yang saat  itu telah selesai dilaksanakan sholat jenazah, padatnya para pelayat membuat sholat jenazah harus dilakukan 2 shif, para pelayat yang tampak saat itu ada dari kalangan DPR, ada beberapa tokoh nasional Indonesia, beberapa artis dan praktisi media dan juga masyarakat umum, serta sebagian keluarga besar PKS dari wilayah JABODETABEK  yang sempat ta’ziah telah penuh sesak, yah &#8230;benar adanya untuk mengetahui standar kebaikan manusia dapat dilihat dari kondisi diakhir hayat mereka, saat itu Allah menampakkannya, Subhanallah&#8230;. kamipun mengambil bagian diantara shaf-shaf itu, ada rasa haru, sedih tetapi tatkala berada di bangunan masjid itu ada desir-desir kesejukan yang  menghembus direlung hati saya entahlah rasa  itu tidak mampu saya deskripsikan dengan apapun, desir kesejukkan itu mengingatkan saya pada cerita-cerita yg saya rekam saat ada yang kembali dari tanah suci tentang desir-desir kesejukan yang ada dihati mereka kala menginjakkan kaki di tanah para anbiyah yang telah dijamin oleh Allah akan kesuciannya, tiba-tiba saya teringat para mujahidin di Gaza palestina yang telah mewakafkan diri mereka untuk memperjuangkan tanah para anbiyah itu,&#8230;..menyadarkan saya bahwa desir kesejukan itu berhembus oleh aura di sekeliling bangunan masjid, karena di masjid itu sedang disemayamkan seorang ustazah yang juga telah mewakafkan diri untuk perjuangan dakwah, Insya Allah semoga saat itu hembusan kesejukan kepak-kepak sayap malaikat yang dengan suka cita menyambut ruh suci sang mujahidah kembali ke RabbNYA.</p>
<p>Dalam simpuh kami terharu dan luruh  menyimak taushiah ustad Hilmi Aminudin yang mewakili keluarga besar almarhumah  dalam setiap petikan-petikan taushiah itu sangat menyentuh,  Almarhumah yang telah bergabung dalam barisan dakwah sejak tahun  1980an, pemahaman akan <strong><em>Atthoah  wa  thadhiah</em></strong> telah diaplikasikan dalam perjalanan perjuangannya, hidup beliau telah diwakafkan untuk dakwah, subhanallah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;Hari itu bukan hanya keluarga besar PKS yang berduka tapi duniapun turut berduka  termasuk dari bumi para syuhada di Gaza Palestina,dan dibeberapa belahan dunia Islam turut berbela sungkawa.  Aura haru, isak tangis  di dalam masjid semakin mempertegas  sosok kepribadian ustazah yang luar biasa teramat baik, berdedikasi, sosok pejuang sejati, perempuan pilihan yang telah dikirimkan Allah bagi lelaki pilihan penopang perjuangan umat. Beliau telah  mampu memerankan diri  sebagai “arsitek peradaban “ sebagai Ibu, istri, anak, politisi yang dikenal  baik dalam lingkup nasional maupun internasional, tokoh perempuan Indonesia, seorang daiyah dengan terhimpun banyak amanah dipundaknya, namun ditengah kesibukan yang sangat padat sebagai publik figure beliau juga seorang hafizhoh (penghafal qur’an) Subhanallah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; warna kehidupan beliau pun tidak lepas dari Alquran, ditengah kesibukan yang sangat padat itu masih tetap menjaga prinsip-prinsip penghambaan kepada Sang Pemilik Jiwa dengan tilawah Quran 3 juz  perhari. Komitmen itulah yang selalu menjadi ruh  setiap gerak juangnya formulasi manajemen waktu yang sangat tertata apik dan manajemen yang sangat disiplin .Alquranlah yang menjadi cahaya dan mu’jizat luar biasa dalam kehidupan penuh berkah itu.</p>
<p><span id="more-411"></span></p>
<p>Hmm &#8230;.sedikit catatan sebelum saya lanjut, Sejarah telah membuktikan banyak orang-orang hebat karena kehebatan intensitasnya berinteraksi dengan Alquran, sebuah fakta yang tak terbantahkan maka logikanya jika kita menjadi bagian dari orang-orang hebat itu maka hafalkan dan amalkan Alquran mulai saat ini, belum ada kata terlambat, semua masih dapat diproses untuk  menghafal  dan memahaminya, azzam yang  yang tertanam dalam diri dan juga keyakinan kokoh kepada Allah yang akan membantu, membimbing,memberi kekuatan dengan caraNYA, hingga menjadi penerang, penunjuk jalan dan jadi penghantar percik dibumi dan langitNYA, semoga Allah memberi kekuatan kepada kita dalam berikhtiar untuk memegang teguh dan mengamalkan Alquran, Amin Ya Rabb&#8230;..Sosok ustazah ini telah menjadi bagian dari para penghafal Quran itu. Perempuan hebat yang mampu memadukan keseimbangan peran domestik dan  eksternal  yang telah dilakoni secara berimbang, konsep pemahaman hakiki akan keberadaannya sebagai <strong>khalifah fil Ardh</strong> bahwa hidup adalah ibadah dengan  berpegang teguh pada panduan hidup yang ditetapkanNYA yaitu Alquran, Alquran telah mengalir dalam pemahamannya untuk mewakafkan diri, harta, jiwa, dan raganya untuk perjuangan ini dan itu  telah dimaknai dalam  setiap tapak-tapak  kehidupan beliau yang bisa disimak dari  setiap rekaman perjalanannya yang kaya oleh pesan hikmah,ibrah dan keteladan hakiki bahwa berjalan bersama panduan Alquran merupakan sebuah keberkahan dan sumber kebahagiaan hakiki.</p>
<p>Kesibukan Almarhumah  yang sangat luar biasa padat dalam mengemban amanah rakyat  di DPR RI sejak tahun 1999 di komisi VIII, dan amanah terakhir sejak tahun 2009 sampai wafat  di DPR RI komisi I , selain itu berbagai amanah dakwah yang diembannya mampu bersinergi dengan amanah beliau sebagai seorang Ibu dari 13 putra dan putri, hal ini patut diteladani oleh keluarga Indonesia, meski super sibuk ibu dari  13 anak yang luar biasa ini ,tetap memprioritaskan  proses dan pembinaan anak-anak yang tidak luput dari perhatian,  maka tidak heran ditengah padatnya jadwal agenda beliau bahkan suatu ketika masih sempat datang sendiri ke sekolah anak-anak beliau untuk mengambil rapor, subhanallah&#8230;.,tipikal Ibu yang, perhatian, sabar,bersahaja, bertanggung jawab dan sangat memahami peran keperempuanannya yang tidak hanya cerdas secara organisatoris, kinerja tapi juga cerdas dalam berperan sebagai manager bagi keluarganya, beliau sangat memahami begitu berartinya perempuan sebagai peletak dasar kejayaan umat, karena wanita menjadi sekolah pertama bagi  anak-anaknya, maka bagi perempuan apapun profesinya, entah itu sebagai dokter, pengajar,politikus, peneliti,penulis, atau profesi apapun yang diembannya secara kependidikan dan kemasyarakatan idealnya selalu berjalan beriringan  dengan profesi mulia yaitu dai’yah yang  mengemban misi  sebagai “arsitek peradaban”, dan semoga azzam itu selalu ada dalam jenak kita untuk mengemban misi sebagai  “arsitek peradaban” itu. Amiiin&#8230;&#8230;.</p>
<p>Ustazah Yoyoh mengakui bahwa ke 13 anak-anak beliau tersebut telah didik dengan pendidikan Qurani, ke 13 anak luar biasa itu adalah :</p>
<p>1.   Ahmad Umar Faruq. Alumnus Fak.Ekonomi Universitas Gajah mada  (UGM)</p>
<p>2.   A’izza Junduna(mahir dalam IT/Haccker,Mahasiswa Internasional  University  of Sarajevo, Bosnia)</p>
<p>3.   Asma Karimah,Punya banyak hafalan Quran dan fluent   English, Fak.Pertanian UGM</p>
<p>4.  Huda Robani, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI)</p>
<p>5.  Sholahuddin Al Ayubi</p>
<p>6.  Jakfar  Athoyar</p>
<p>7.  Salma Salimah</p>
<p>8.  Muhammad Ayyasy</p>
<p>9.  Walid Ghazin</p>
<p>10. Adil Gholib</p>
<p>11. Abdullah Aminuddin</p>
<p>12. Helma Hamimah</p>
<p>13. Rahma Rahima</p>
<p><a href="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/06/photo-bu-yoyoh1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-413" title="photo-bu-Yoyoh" src="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/06/photo-bu-yoyoh1.jpg?w=300&#038;h=217" alt="" width="300" height="217" /></a></p>
<p>Ketiga belas anak-anak luar biasa dan insya Allah sholeh sholehah ini telah mendapat tempaan paripurna dari seorang perempuan hebat nan luar biasa , maka  6 dari 13 anak beliau telah hafal Alquran &#8230;..Subhanallah. Di detik-detik akhir taushiah ustad Hilmi Aminudin, beliau membacakan  SMS Ustazah yang dikirimkan ke sahabatnya beberapa hari sebelum wafat. Inilah petikan-petikan isi  SMS ustazah kepada sahabatnya  beberapa hari sebelum wafat :</p>
<p><strong> “ Ya Robb&#8230;.Aku sedang memikirkan  posisiku kelak di akhirat mungkinkah Aku berdampingan  dengan penghulu para  wanita Khodijah  Al Kubro yang berjuang dengan harta  dan jiwanya? Atau dengan Hafsah  bt Abi  Bakr yang  di bela oleh Allah saat  akan dicerai  karena showwamah dan qowwamahnya?  Atau dengan Aisyah yang  telah hafal   3500an hadis , sedang  Aku&#8230;..ehm  500 juga  belum&#8230;&#8230;atau dengan Ummu Sulaim  yang  Shobiroh atau dengan Asma yang mengurus kendaraan  suaminya dan mencela  putranya saat istirahat  dari jihad&#8230;&#8230;.atau dengan siapa ya, Ya Allah, tolong beri kekuatan untuk mengejar amaliah mereka&#8230;..sehingga Aku layak  bertemu mereka  bahkan bisa berbincang  dengan  mereka  di Taman FirdausMU&#8230;&#8230;..”.</strong></p>
<p>Subhanallah ruh juang telah menyatu dalam setiap tapak yang dilaluinya, seorang pejuang sejati, mujahidah dan  perempuan pilihan  yang telah menebarkan investasi kebaikan dibumi dan langitNYA,  hingga Allah mengembalikan ruh itu dalam keadaan Khusnul Khatimah. Tak ada yang menyangsikan semua kebaikanmu, kami akan menjadi saksi untuk semua itu,&#8230;. dan senyum bahagia ustazah disuatu kilasan pertemuan denganku dalam sebuah agenda ketika beliau hidup begitu terpatri  dihati, sungguh  seorang perempuan pemimpin yang mengayomi, dan pejuang sejati yang mampu meniupkan ruh-ruh kebaikan disetiap nadi-nadi   yang sedang merentas jalan  panjang perjuangan ini.  Alquran yang engkau genggam dalam fikir,zikir dan amalmu  telah mampu menciptakan mu’jizat dan  kecerdasan luar bisa , bukan hanya cerdas dalam pandangan keduniaan yang bersifat fana tapi juga cerdas mengambil bekal terbaik di negeri akhirat.</p>
<p>Selamat tinggal ustazah semoga jejakmu selalu ada dalam jenak juang ini , moga kami terus belajar menata diri untuk mampu menggenggam panduan hidup nan abadi itu  dalam setiap detik perjalanan kami,  Berharap sepenuh jiwa moga Allah yang Maha Rahman dan Rahim memilih kami tuk  berperan  menjadi bagian dari “arsitek peradaban”itu, Dan sungguh  meski dalam kelemahan diri dan tertatih kami terus berazzam dan terus  belajar berlari kencang agar mampu  menjadi estafet di jalan panjang ini , Rabb&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Kuatkanlah tuk  terus belajar menata diri, Istiqomahkanlah di jalanMU, Engkau yang memiliki segala kekuatan itu, dan semoga kami dapat melanjutkan tapak-tapak  jalan panjang itu&#8230;..di sini di ruang-ruang  proses penghambaan kami&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Semoga Allah menempatkanmu di FirdausNYA,Amiin Yaa Rabb&#8230;&#8230;.</p>
<p>“Dan setiap umat mempunyai  ajal  Apabila ajalnya tiba mereka tidak dapat meminta  penundaan atau percepatan sesaatpun”(QS. Al-A’raf : 34)</p>
<p>Walahu’alam bi showab &#8230;&#8230;.</p>
<p>(Mia  dalam rekaman ta’ziah dan kontemplasi di tapal batas  perjalanan yang diamanahkanNYA@Jakarta  21  Mei  2011)</p>
<p><a href="http://yoyohyusroh.multiply.com">Foto keluarga  diambil dari sini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=411&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/06/05/teladan-sang-perempuan-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/06/photo-bu-yoyoh1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">photo-bu-Yoyoh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hina Matsuri Dalam Budaya Jepang</title>
		<link>http://catatanmia.wordpress.com/2011/04/15/hina-matsuri-dalam-budaya-jepang/</link>
		<comments>http://catatanmia.wordpress.com/2011/04/15/hina-matsuri-dalam-budaya-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 04:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanmia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Festival boneka Tradisional Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Hina Matsuri]]></category>
		<category><![CDATA[The Japan Foundation Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanmia.wordpress.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[Moment hari Jumat 1 April 2011&#8230;&#8230; Selama beberapa bulan terakhir nampak jelas hari  Jumat, hari  yang saya jadwal untuk dapat diisi dan digunakan dengan  beberapa kegiatan yang bermanfaat  diluar kesibukan saya yang pokok dalam setiap minggunya yang bisa dikatakan cukup padat, dan hari Jumat satu-satunya hari  dalam seminggu yang cukup longgar dari jadwal yang harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=396&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Moment hari Jumat 1 April 2011&#8230;&#8230;</strong></p>
<p>Selama beberapa bulan terakhir nampak jelas hari  Jumat, hari  yang saya jadwal untuk dapat diisi dan digunakan dengan  beberapa kegiatan yang bermanfaat  diluar kesibukan saya yang pokok dalam setiap minggunya yang bisa dikatakan cukup padat, dan hari Jumat satu-satunya hari  dalam seminggu yang cukup longgar dari jadwal yang harus dimanajemen dengan baik, harus diingat dalam kehidupan waktu tidak akan pernah kembali untuk yang kedua kali, waktu hanya bisa berulang, dan kalaupun berulang  jika tidak dimanfaatkan maka waktu hanya menyisakan bongkahan-bongkahan penyesalan karena kelalaian manusia yang tidak bergegas memanfaatkan setiap moment dari detik-detik perjalanan kehidupannya. Semoga setiap kegiatan mengoptimalisasi waktu selalu diberi keberkahan dalam menjalaninya begitupun disaat awal-awal memprogramnya.</p>
<p>Hari  Jumat  pada tanggal 1 April itu saya ada janji @ジャパンフォウンダチオンジャカルタbersama sensei saya かよあきやませんせい、先生そのときほんとにすみませんおそくなって、おまたせいたします。。。。。。。。。おせわさまでしたJDisela-sela pertemuan itu saya sempat menyaksikan pameran boneka tradisional Jepang yang saya rangkum catatannya  dari  Japan Foundation Jakarta   sebagai berikut :<span id="more-396"></span></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">Hina Matsuri (</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">ひなまつり)</span></em></p>
<p>Hina Matsuri adalah sebuah acara perayaan/selamatan traditional  bagi anak perempuan yang dirayakan setiap tanggal 3 Maret</p>
<p>Pada acara hinamatsuri masa kini biasanya masyarakat memajang  Hina Ningyo</p>
<p>(ひなにんぎょ) boneka <em>hina matsuri</em>  bersama-sama dengan sajian bunga momo(Pear) atau makanan dan minuman tradisional seperti <em>shirozake</em>(Sake putih),<em>Hina Arare</em> (Semacam kue manis kering)<em>Hishi Mochi</em> (Semacam kue ketan).<em>Hina Ningyo</em> berjumlah banyak dan diletakkan pada tangga bertingkat bernama <em>Dankazari</em> bersama replika perabotan di atas alas kain. Merah adalah warna yang dianggap paling mewah dan indah selain harganyapun memang tinggi namun tetap diminati para keluarga  yang mempunyai anak perempuan dengan harapan agar dapat tumbuh sehat.Belakakangan ini <em>Hina Matsuri</em>pun  mulai   dipengaruhi budaya barat, misalnya dengan adanya penyajian cake barat disamping makanan tradisional Jepang. Tuk gambarannya seperti apa boneka-boneka yang bernuansa merah dalam Hina Matsuri tersebut berikut hasil  hasil jepretan saya J</p>
<p><a href="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/04/image138.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-397" title="Image138" src="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/04/image138.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Sejarah <em>Hina Matsuri</em> </span></p>
<p>Sejarah <em>Hina Matsuri</em> sangat panjang dan menjadi salah satu acara tradisional yang hingga saat ini masih tetap dirayakan oleh masyarakat Jepang. Awal mula tradisi Hina  matsuri berawal sejak masa Heian (Sekitar 1200 tahun yang lalu).  Adapun permainan para putri aristokrat menghiasi boneka dan replika perabot rumah tangga yang terbuat dari kertas bernama <em>Hina Matsuri</em>.</p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">Boneka Ningyo</span></em></p>
<p>Boneka <em>Hina Ningyo</em> adalah hiasan pokok pada acara <em>Hina Matsuri</em>. Boneka-Boneka ini pada awalnya terbuat dari rumput ataupun kertas, saat ini boneka yang populer adalah boneka yang mewah dan indah.</p>
<p>Hina Ningyo yang paling disukai adalah boneka yang disusun bertingkat, Hina Ningyo seperti ini sudah ditemukan di zaman Edo (abad ke 18) , terdiri dari susunan beberapa boneka menyerupai  manusia  dan perabotnya. Ada beragam jumlah susunan Hina Ningyo 3 tingkat, 5 tingkat atau 7 tingkat . Hina Ningyo bertingkat 5 atau 7biasanya terdiri dari  sepasang laki-laki dan perempuan  sebagai kaisar dan permaisuri, 3  wanita  pendamping, 5 pemusik masing-masing  memiliki  alat musik , para satria dan 3  orang pembantu.</p>
<p><em>Ningyo</em> èBoneka dalam bahasa Jepang secara harfiah berarti  bentuk manusia  ada banyak  bentuk boneka Jepang, Bentuk anak-anak, bayi, anggota kerajaan, prajurit dan pahlawan dalam dongeng, dewa-dewa, dan terkadang setan. Ada juga boneka –boneka yg mewakili tampilan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak diantaranya  memiliki sejarah panjang dan tetap diproduksi hingga hari ini. Umumnya boneka tradisional Jepang  digunakan di kuil-kuil, diberikan sebagai bingkisan atau dipajang  pada hari-hari besar seperti Hina Matsuri (Pesta Boneka –perayaan anak perempuan) atau kodomo no hi (hari anak-pesta perayaan ank laki-laki).</p>
<p>Boneka atau lebih tepatnya patung pertama yang diketahui dibuat di Jepang adalah <em>Dogu</em> (どぐ), terbuat dari tanah liat berbentuk manusia  yang diperkirakan berasal dari abad 1000-400 SM . Dogu, terus dikembangkan dan menjadi ciri  khas budaya Jepang kuno di zaman <em>Joomon </em>(8000-200 SM). Bentuk Haniwa merupakan bentuk selanjutnya yang ditemukan  dipekuburan  dan menjadi  bagian dari kebudayaan  Zaman <em>Kofun </em>(300-600 M). Dari abad  sebelumnya ditemukan bukti melalui peninggalan di kuil Ise.</p>
<p>“Mia dalam lensa dibalik setiap moment aktivasi detik  yang terencana, semoga selalu diberkahi menata detik dan diridhoi setiap gerak Amiiin Yaa RabbJ” Ungkapan terima kasih yang sedalam-dalamnya pada sensei saya yang telah mengalirkan energi dan semangat yang luar biasaJ 秋山佳代先生、私はいつもいろいろなりましたね先生、先生が良い印象を与える、私は先生からインスピレーションを受けます、私は心かられいをいいました、どうもありがとうございますJ</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/catatanmia.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/catatanmia.wordpress.com/396/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=catatanmia.wordpress.com&amp;blog=5714561&amp;post=396&amp;subd=catatanmia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanmia.wordpress.com/2011/04/15/hina-matsuri-dalam-budaya-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b692d175712eaba6bee4f7ddfe1e681a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">catatanmia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://catatanmia.files.wordpress.com/2011/04/image138.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Image138</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
